Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid,

amramr
Nov 13, 2025 - 17:07
Nov 13, 2025 - 17:31
 0  31
Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid,

Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 13 November 2025 - Langkah serius mewujudkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh di Kabupaten Sumbawa semakin diperkuat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., memimpin semangat kolaborasi antarinstansi dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa di ARL Resto, Kamis (13/11/2025).

Dalam rapat yang dihadiri oleh unsur vital seperti Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTB dan Balai Pengawasan Ketenagakerjaan, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa pembentukan tim kepatuhan yang solid bukanlah sekadar formalitas, melainkan cita-cita bersama untuk memastikan setiap pekerja di Sumbawa terlindungi secara optimal.

Kolaborasi Lintas Lembaga: Kunci Mewujudkan Perlindungan Total (UCC)

Sekda Budi Prasetiyo menyoroti pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, BPJS, dan aparat penegak hukum (APH) untuk mencapai target ambisius: Universal Coverage of Employment (UCC) atau cakupan perlindungan kerja secara universal.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan tim kepatuhan yang sukses. Saya sudah lama menginginkan terbentuknya unsur tim kepatuhan yang solid. Ini menjadi cita-cita bersama agar kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan benar-benar terwujud di daerah,” tegasnya.

Ia tidak menampik adanya tantangan, terutama terkait kepatuhan perusahaan. Sekda menyoroti kasus di mana banyak perusahaan telah mendaftar namun belum melaksanakan kewajiban pembayaran iuran dengan baik.

“Kepatuhan perusahaan menjadi kunci. Banyak perusahaan yang sudah mendaftar tetapi belum membayar iurannya dengan baik. Ini yang harus kita benahi bersama. Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui pembinaan, kolaborasi, dan pengawasan yang lebih kuat,” tambah Sekda Budi.

Dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pembentukan tim ini menjadi pesan utama yang disampaikan oleh Sekda. Kehadiran tim kepatuhan ini diharapkan mampu meningkatkan pengawasan dan verifikasi, memastikan baik sektor formal maupun pekerja rentan di sektor informal mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumbawa turut mengapresiasi dukungan ini dan mengenang semangat komitmen kepatuhan yang pernah membawa penghargaan tingkat nasional, menegaskan bahwa tantangan UCC membutuhkan kerja sama kolektif.

Rapat koordinasi ini berujung pada komitmen bersama untuk segera membentuk Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumbawa, dengan fokus pada peningkatan kepatuhan pendaftaran tenaga kerja oleh perusahaan ; Optimalisasi pengawasan terhadap perusahaan yang belum aktif ; Mendorong kolaborasi lintas instansi (termasuk Disnaker, DPMPTSP, dan Kejari) untuk pengawasan yang lebih kuat.

Mengakhiri kegiatan, Sekda Sumbawa kembali menegaskan posisinya. “Kami dari pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar tim kepatuhan ini segera terbentuk dan bekerja maksimal. Perlindungan bagi tenaga kerja harus menjadi prioritas bersama, karena kesejahteraan mereka adalah bagian dari kemajuan daerah,” pungkas Dr. H. Budi Prasetiyo.

Komitmen ini diharapkan menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai model daerah yang sukses dalam menerapkan sistem kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan yang kuat dan berkeadilan.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow