Soroti PAD hingga Irigasi Pertanian, Fraksi NasDem Setujui Pembahasan Ranperda APBD-P Sumbawa 2026

amramr
Sep 24, 2026 - 07:24
 0  3
Soroti PAD  hingga Irigasi Pertanian, Fraksi NasDem Setujui Pembahasan Ranperda APBD-P Sumbawa 2026

Soroti PAD hingga Irigasi Pertanian, Fraksi NasDem Setujui Pembahasan Ranperda APBD-P Sumbawa 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Penjelasan Bupati Sumbawa atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Kamis (23/9/2026).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Sidang Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., didampingi Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitri, S.H., M.H. Turut hadir Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, unsur Forkopimda, para pimpinan SKPD, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam paripurna tersebut, Fraksi Partai NasDem menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD 2026 untuk dibahas ke tahap selanjutnya. Namun, persetujuan tersebut disertai sejumlah catatan kritis, terutama terkait akurasi data fiskal, kehati-hatian belanja, serta percepatan infrastruktur pertanian.

Juru Bicara Fraksi Partai NasDem, Edy Syarifuddin, mengungkapkan bahwa secara garis besar arah perubahan anggaran ini telah sesuai dengan kebutuhan penyelesaian program tahun berjalan. Kendati demikian, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diminta segera membenahi ketidaksesuaian data pada dokumen anggaran.

 "Kami mencermati ada kejanggalan kalkulasi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Disebutkan PAD awal Rp251,48 miliar dan bertambah Rp108,36 miliar, tetapi totalnya justru tertulis Rp251,59 miliar. Kami minta TAPD memberikan klarifikasi dan koreksi tertulis agar postur anggaran di Banggar benar-benar akurat," tegas Edy saat membacakan pemandangan umum fraksi.

Fraksi NasDem membeberkan sejumlah poin yang menjadi catatan evaluasi bagi Pemkab Sumbawa diantaranya Kenaikan Pendapatan & Reklasifikasi BLUD

NasDem mengapresiasi kenaikan target pendapatan daerah sebesar 2,42% (menjadi Rp1,94 triliun) serta masuknya bagi hasil keuntungan bersih PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) 2025 sebesar 74,47% pada pos Lain-Lain PAD yang Sah. Terkait pengalihan pendapatan BLUD Puskesmas dan RSUD dari Retribusi ke Lain-Lain PAD yang Sah sesuai rekomendasi BPK RI, NasDem meminta jaminan agar perubahan ini tidak menutup-nutupi penurunan kinerja pelayanan medis di lapangan.

Atas Belanja daerah melonjak 11,70% menjadi Rp2,14 triliun. Karena laju kenaikan belanja jauh melebihi pendapatan (2,42%), selisihnya harus ditutup oleh SiLPA. NasDem juga memberikan warning keras terkait kenaikan Belanja Modal sebesar 103,12% (menjadi Rp102,28 miliar).

"Waktu efektif pelaksanaan anggaran perubahan ini tersisa kurang lebih tiga bulan. Pemkab harus transparan mengenai rincian paket dan kesiapan dokumen DED agar penyerapan tidak menumpuk di akhir tahun dan tidak mengorbankan kualitas proyek," lanjut Edy.

 

Tambahan penerimaan pembiayaan dari SiLPA sebesar Rp176,68 miliar (total menjadi Rp201,68 miliar) dinilai perlu diwaspadai. Menurut NasDem, angka SiLPA yang membengkak mengindikasikan belum optimalnya penyerapan anggaran pada tahun sebelumnya.

Di luar angka-angka fiskal, Fraksi NasDem menitikberatkan perhatian pada sektor riil yang menyentuh langsung ekonomi masyarakat, khususnya para petani.

NasDem mendesak Pemkab Sumbawa untuk memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan jaringan irigasi tersier yang selama ini masih dikelola secara konvensional sehingga distribusi air ke sawah tidak maksimal. Beberapa wilayah tanam yang didesak menjadi prioritas penanganan meliputi Kecamatan Lape, Kecamatan Lopok, Kecamatan Maronge, Kecamatan Moyo Hulu,Kecamatan Empang, Kecamatan Moyo Hilir, serta kecamatan lainnya.

 "Pemerintah Daerah harus aktif menyuarakan dan mengawal pembenahan irigasi ini ke Pemerintah Provinsi maupun Pusat. Selain irigasi, pengoperasian Pasar Rakyat di Kecamatan Utan juga harus segera dioptimalkan agar menjadi pusat geliat ekonomi warga," tambah Edy.

 

Adapun sususna fraksi adalah Dewan Penasihat Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Ketua: Bunardi, A.Md.Pi., Wakil Ketua: H. Zohran, S.H., Sekretaris: Edy Syarifuddin.

Mengakhiri pandangannya, Fraksi NasDem berharap seluruh catatan, masukan, dan pertanyaan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh Pemkab Sumbawa dalam pembahasan tingkat komisi dan Badan Anggaran mendatang demi terwujudnya Sumbawa yang maju, unggul, dan sejahtera.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow