Soroti Keberadaan PT INTAM, M. Taufik: "Investasi Besar Harus Membangun Komunikasi Yang Baik dan Mensejahterakan Rakyat"

amramr
Jan 28, 2026 - 18:43
Jan 28, 2026 - 18:44
 0  29
Soroti Keberadaan PT INTAM, M. Taufik: "Investasi Besar Harus Membangun Komunikasi Yang Baik dan Mensejahterakan Rakyat"

Soroti Keberadaan PT INTAM, M. Taufik: "Investasi Besar Harus Membangun Komunikasi Yang Baik dan Mensejahterakan Rakyat"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Nada kritis mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi DPRD Kabupaten Sumbawa terkait keberadaan aktivitas tambang PT INTAM di Desa Ledang, Selasa (27/1). Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, M. Taufik, secara terbuka melayangkan teguran keras terhadap pola komunikasi manajemen perusahaan yang dinilai mengabaikan peran lembaga perwakilan rakyat dan masyarakat lokal.

Taufik menegaskan bahwa konflik atau "teriakan" masyarakat dalam industri pertambangan adalah fenomena yang wajar mengingat adanya perputaran uang yang besar. Namun, hal tersebut seharusnya bisa dimitigasi jika perusahaan memiliki iktikad baik dalam menjalin hubungan.

Salah satu poin utama yang disoroti Taufik adalah minimnya keterlibatan DPRD dalam proses sosialisasi awal. Ia mengaku kecewa karena baru mengetahui detail keberadaan PT INTAM justru saat rapat tersebut berlangsung.

"Saya sangat tidak setuju jika sosialisasi hanya dilakukan sebatas kepada Camat atau Bupati saja. Kami di DPRD merasa diabaikan. Padahal, kami adalah representasi suara masyarakat yang seharusnya dilibatkan sejak awal agar tidak muncul simpang siur informasi di bawah," tegas Taufik dengan nada retoris.

Bagi politisi Parta Gelora ini, investasi bukan sekadar urusan legalitas administratif di atas kertas, melainkan juga soal etika bertamu di tanah orang. Ia mengingatkan PT INTAM agar mengedepankan budaya "permisi" kepada masyarakat dan lembaga perwakilan rakyat sebelum memulai aktivitas fisik di wilayah tersebut.

Menurutnya, kualitas komunikasi berbanding lurus dengan kelancaran operasional perusahaan.Komunikasi Baik dapat menciptakan rasa aman dan dukungan publik sementara komunikasi buruk menjadi pemicu ketidakamanan dan penolakan sosial.

"Jika komunikasi dengan masyarakat berjalan baik, saya jamin operasional perusahaan akan aman. Tapi jika perusahaan menutup diri, jangan salahkan jika masyarakat bereaksi keras," imbuhnya.

Taufik juga menuntut agar kehadiran PT INTAM tidak hanya menjadi penonton bagi warga lokal. Ia mendesak perusahaan untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda Sumbawa agar dapat bekerja dan terlibat langsung dalam mata rantai industri ini. Hal ini dinilai krusial agar keberadaan tambang benar-benar berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar eksploitasi alam.

Tak ingin hanya mendengar penjelasan di meja rapat, M. Taufik secara resmi mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk segera menjadwalkan kunjungan lapangan atau inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi aktivitas PT INTAM.

"Kita harus lihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Apakah prosedur lingkungan sudah dijalankan? Apakah keselamatan kerja dijamin? Kami ingin memastikan bahwa antara laporan di ruangan ini dengan kenyataan di lokasi itu sinkron," tutupnya. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow