PT INTAM Tegaskan Komitmen "Good Mining Practice" dan Penguatan Sinergi Lokal dalam RDP DPRD Sumbawa
PT INTAM Tegaskan Komitmen "Good Mining Practice" dan Penguatan Sinergi Lokal dalam RDP DPRD Sumbawa
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Manajemen PT INTAM menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi di Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa pada Selasa (27/1). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mengklarifikasi dinamika operasional sekaligus mempertegas komitmennya dalam menjalankan praktik pertambangan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat lokal.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, SIP., Direktur PT INTAM, Rakhman Syah, menyampaikan bahwa perusahaan sangat terbuka terhadap masukan dari legislatif, pemerintah kecamatan, maupun elemen masyarakat seperti Sumbawa Green Action (SGA).
Menanggapi aspirasi terkait lingkungan dan tenaga kerja, Rakhman Syah menegaskan bahwa PT INTAM memandang kritik sebagai instrumen evaluasi yang konstruktif.
"Masukan ini adalah 'pasokan vitamin' bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan tata kelola agar kehadiran PT INTAM benar-benar memberikan manfaat nyata bagi Sumbawa," ujar Rakhman di hadapan pimpinan rapat dan anggota dewan.
Terkait serapan tenaga kerja, manajemen memaparkan bahwa saat ini perusahaan masih berada dalam tahap eksplorasi detail, bukan operasi produksi penuh. Hingga saat ini, tercatat 88 pekerja telah bergabung, di mana mayoritas merupakan tenaga kerja tempatan.
"Kami sedang menyiapkan fondasi yang kuat. Saat ini fokus kami adalah pemetaan 'Rona Awal' lingkungan dengan menggandeng konsultan bersertifikasi. Hal ini bertujuan agar seluruh potensi dampak lingkungan dapat dimitigasi sejak dini secara akurat," tambahnya. PT INTAM menargetkan fase produksi dapat dimulai pada tahun 2027 atau 2028, yang diproyeksikan akan membuka ruang lapangan kerja dan keterlibatan vendor lokal secara masif.
Manajemen PT INTAM menyambut baik rekomendasi yang ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Sumbawa. Sebagai langkah nyata, perusahaan telah merancang beberapa poin strategis pasca-pertemuan diantaranya Penguatan Komunikasi. "Perusahaan berkomitmen meningkatkan koordinasi administratif dan silaturahmi rutin dengan Pemerintah Kecamatan Lenangguar, Ropang, dan Lantung agar tidak terjadi sumbat informasi" ujar Rahmansyah
Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) akan terus disinergikan dengan pemerintah desa, mencakup dukungan ekonomi bagi UMKM, sektor pendidikan, serta kesehatan.
Menanggapi usulan legislatif, PT INTAM akan mengkaji peluang program magang bagi mahasiswa lokal jurusan geologi atau pertambangan guna mendukung skill transfer. Menjamin pemenuhan hak dasar pekerja sesuai UU No. 13 Tahun 2003, termasuk kepastian kontrak dan jaminan BPJS.
Membangun Transparansi: Direktur PT INTAM, Rakhman Syah, saat memberikan pemaparan progres eksplorasi dan komitmen lingkungan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Lintas Komisi DPRD Kabupaten Sumbawa, Selasa (27/1)
Menutup keterangannya, pihak PT INTAM memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar target produksi dapat tercapai tepat waktu. Dengan dimulainya fase produksi nantinya, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efek pengganda ekonomi bagi warga sekitar dipastikan akan jauh lebih optimal.
"Kami ingin gerak bersama membawa Sumbawa unggul bisa benar-benar kami terapkan di manajemen PT INTAM. Kami percaya, dengan komunikasi yang jujur dan terbuka, investasi ini akan membawa kebaikan bagi semua pihak," pungkas Rakhman. (AM)
What's Your Reaction?
