Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023

Oct 1, 2023 - 11:16
Oct 1, 2023 - 11:40
 0  60
Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023
Tenan Sekolah Berkebun DPC Kota Semarang
Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023
Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023
Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023
Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023

Sekolah Berkebun Kota Semarang Ikuti Pangan Plus Expo 2023.

Jakarta.Amarmedia.co.id | Sekolah Berkebun DPC PDI Perjuangan Kota Semarang mengikuti Kegiatan bertajuk "Pangan Plus Expo 2023" di Jakarta Internasional Expo dari tanggal 29 September sampai dengan 1 Oktober 2023.

Pangan Plus Expo 2023 dirancang khusus sebagai ajang untuk kemajuan inovasi ragam produk berbasis sumber daya alam lokal dari seluruh Indonesia, yang mencakup seluruh sektor hulu dan hilir makro pertanian meliputi hasil -hasil budidaya subsektor perkebunan, peternakan dan perikanan. Secara keseluruhan pameran dan rakernas mengangkat tema utama "kedaulatan pangan untuk kesejahteraan rakyat yang menjadi refresentasi konsisten kepedulian, keberpihakan dan dukungan PDI Perjuangan terhadap seluruh sektor makro pertanian mulai dari petani,pekebun,peternak,dan nelayan di sektor hulu hingga pengembangan dan pelaku usaha pasca panen. Demikian disampaikan oleh Ketua pelaksana pangan plus expo 2023 Rahmad Handoyo S.Pi.MM di jakarta.

Foto Pimpred Amarmedia.dengan Staf Sekolah Berkebun Kenal di Stand DPC PDIP Kota Semarang (1/10/2023)

Ditemui oleh wartawan media ini Kemal selaku staf Sekolah Berkebun Kota Semarang Ahad (1/10/2023) menjelaskan sekolah berkebun awal mulanya adalah inisiasi dari ibu walikota kami atau biasa disebut Bu Ita atau Mbak Ita "Jadi beliau memang menginginkan adanya untuk kedaulatan pangan khususnya di Kota Semarang dan itu juga instruksi langsung oleh Bu Megawati dan disupport oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo"Ucapnya 

Kemudian lanjutnya, Sekolah berkebun ini sejak awal mulanya dikhususkan di Kota Semarang dan bisa menyebar luas ke seluruh Indonesia. Dan harapannya sekolah berkebun ini juga mengedukasi masyarakat. Begitu pula dari anak-anak dari SD, SMP, SMA maupun masyarakat luas. "Jadi masyarakat bisa mengenal tentang pertanian apalagi saat ini kondisi di Kota Semarang adalah kota, kita mengenalkan kegiatan pertanian dengan istilah Urban farming. berbagai macam teknik seperti hidroponik tabulapot dan yang lain-lain" Jelas Kemal.

Masih kata Kemal, edukasi dan keberlanjutan sekolah berkebun sampai dengan saat ini telah diterima oleh masyarakat. Hal ini tak lepas dari kolaborasi yang apik dengan banyak pihak seperti institusi pendidikan tinggi atau Sekolah. "Sekolah berkebun di Kota Semarang ini bergerak bersama dari hulu sampai Hilir, dari sekolah SD, SMP, SMA semuanya hingga universitas pun juga kita libatkan untuk membantu dalam hal yang berkaitan dengan teknologi-teknologi baru, kalau di tempat kami ada yang namanya UNDIP atau Universitas Diponegoro yang membantu.

"Sekolah berkebun tempatnya di kediamannya Ibu walikota atau Mbak Ita dengan sistem Urban farming. Masyarakat Semarang sudah banyak melakukan semuanya dan hasil dari sekolah kebun bisa digunakan secara pribadi masyarakat 

untuk memasak dan yang lain-lain ataupun itu lebih bisa dijual belikan. Dan sudah ada 113 kelompok tani perkotaan dan 300an kelompok tani yang ada di Kota Semarang yang telah dibina. Yang terkenal hasilnya adalah produksi beras organik yang sudah tersertifikasi dan pemasarannya sampai di ekspor ke Eropa"Pungkasnya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow