Aksi Nyata Mahasiswa UNSA, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Pemangong
Aksi Nyata Mahasiswa UNSA, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Pemangong
Lenangguar.Amarmedia.co.id– Wujud kepedulian antarsama ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Samawa (UNSA). Tepat pada hari ini, Minggu (19/4/2026), Mahasiswa UNSA dan UKM Seni serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa turun langsung ke Dusun Pemangong, Desa Lenangguar, untuk menyalurkan bantuan bagi para korban musibah kebakaran.
Bantuan yang diserahkan merupakan hasil kolektif dari gerakan sosial yang digalang oleh mahasiswa selama beberapa waktu terakhir. Uniknya, sumber bantuan tidak hanya berasal dari internal kampus, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat umum.
Hasil Kolaborasi Car Free Night dan Donasi Online
Ketua BEM UNSA Fitra Andian menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa hari ini merupakan akumulasi dari berbagai aksi penggalangan dana. Mulai dari aksi turun ke jalan dalam momen Car Free Night (CFN), hingga kampanye donasi secara online yang menyasar netizen dan civitas akademika Universitas Samawa.
"Ini adalah buah dari solidaritas. Kami menghimpun sedikit demi sedikit dari masyarakat saat CFN dan juga melalui kanal digital. Alhamdulillah, hari ini bisa kami sampaikan amanah tersebut kepada saudara-saudara kita di Pemangong," ujar Pilianus Rohan Woti Wuli Ketua UKM di lokasi.
Disambut Hangat oleh Pemerintah Desa
Kedatangan rombongan mahasiswa ini disambut langsung oleh Kepala Desa Lenangguar bersama Kepala Dusun Pemangong. Raut haru terpancar dari para korban kebakaran saat menerima paket bantuan yang terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan logistik lainnya.
Kepala Desa Lenangguar Syahruddin, SP menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban psikologis dan ekonomi para warga yang sedang tertimpa musibah.
Pesan Pembina: Mahasiswa Harus Peka Sosial
Turut hadir dalam aksi sosial tersebut, Andi Rachmat, selaku Pembina Mahasiswa Universitas Samawa. Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pendidikan karakter bagi mahasiswa agar tidak hanya cerdas di dalam kelas, tetapi juga peka terhadap realitas sosial.
"Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari pengabdian masyarakat. Kami ingin mahasiswa memiliki empati yang tinggi. Apa yang mereka kumpulkan melalui CFN dan online adalah bukti bahwa mahasiswa bisa menjadi jembatan kebaikan antara masyarakat umum dan mereka yang membutuhkan bantuan," ungkap Andi Rachmat.
Aksi penyaluran bantuan ini berjalan lancar dengan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan. Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu proses pemulihan para korban kebakaran di Dusun Pemangong agar dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. (AM)
What's Your Reaction?
