PLT Kabag Pemerintahan: Posyandu Simpul Kunci Pemenuhan Enam SPM dan Kualitas Data Daerah
PLT Kabag Pemerintahan: Posyandu Simpul Kunci Pemenuhan Enam SPM dan Kualitas Data Daerah
Sumbawa,Gaung NUSRA (8 Desember 2025 )— Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Adhi Kusuma S.Sos., M.M.Inov., menyoroti peran strategis Posyandu dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) daerah.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Sumbawa 2025 di Aula Dinas Kesehatan, Adhi Kusuma yang juga mengampu Sekretariat SPM Kabupaten Sumbawa, menekankan bahwa integrasi Posyandu dengan enam SPM adalah langkah krusial menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Adhi Kusuma menyampaikan apresiasi atas capaian mutu dan layanan SPM di Kabupaten Sumbawa yang dinilai cukup baik. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan berkelanjutan sangat bergantung pada ketersediaan dan akurasi data.
"Capaian mutu dan layanan SPM di Kabupaten Sumbawa cukup baik, namun perlu lebih optimal lagi dalam pemenuhan database dan perbaikan data sebagai langkah awal tahapan dalam pemenuhan SPM di daerah," ujar Adhi Kusuma.
Ia menjelaskan bahwa Posyandu, melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, kini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi telah bertransformasi menjadi lembaga masyarakat desa/kelurahan (LKD/LKK) yang menjadi pintu masuk pendataan dan pelayanan terintegrasi untuk enam sektor SPM yakni Pendidikan, Kesehatan,Pekerjaan Umum,Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Pelayanan Sosial
Menurut PLT Kabag Pemerintahan, Posyandu memiliki posisi unik sebagai garda terdepan yang paling dekat dengan keluarga, menjadikannya mitra ideal bagi pemerintah desa/kelurahan.
"Dengan adanya Posyandu 6 SPM, pintu masuk pendataan melalui Posyandu ini menjadi mitra Pemerintah Desa/Kelurahan yang ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelayanan masyarakat," katanya.
Posyandu juga berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk menyerap informasi dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada sasaran siklus hidup keluarga.
Adhi Kusuma menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa upaya kolaborasi dan sinergi lintas sektor yang diinisiasi dalam Rakor ini harus terus diperkuat. Kehadiran perwakilan Bappeda, Dinas PMD, serta jajaran Camat dan Kepala Desa membuktikan komitmen bersama.
"Upaya kolaborasi dan sinergi ini sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan SPM di Kabupaten Sumbawa," tutupnya.
Ia berharap, dengan peran aktif Posyandu sebagai LKD/LKK, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa dapat bersama-sama mewujudkan visi Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera (am)
What's Your Reaction?
