Nakhodai Kecamatan Alas, Usman, SE., ME. Fokus Penataan Kota dan Optimalisasi Potensi Desa
Nakhodai Kecamatan Alas, Usman, SE., ME. Fokus Penataan Kota dan Optimalisasi Potensi Desa
Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Pasca resmi dilantik oleh Bupati Sumbawa, Camat Alas yang baru, Usman, SE., ME., menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan signifikan bagi wilayah gerbang barat Kabupaten Sumbawa. Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (31/12), Usman mengungkapkan rasa syukur sekaligus komitmennya dalam mengemban amanah besar sebagai administrator pemerintahan sekaligus kepala wilayah.
“Ini adalah tanggung jawab besar. Camat bukan hanya administrator, tapi juga penguasa wilayah. Meski ini pengalaman baru bagi saya, dukungan dari Bupati, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan media menjadi modal utama untuk membangun Alas ke arah yang lebih baik,” ujar Usman.
Strategi "Alas Balong Pasiki" dan Pemetaan Wilayah
Usman memperkenalkan semangat "Alas Balong Pasiki" sebagai landasan kolaborasi dan inovasi. Langkah awal yang akan ditempuhnya adalah melakukan pemetaan menyeluruh (mapping) terkait kelebihan dan kekurangan di seluruh desa di Kecamatan Alas.
"Saya akan mengumpulkan data dari semua bidang kehidupan masyarakat. Keunggulan di masing-masing desa akan kita kembangkan menjadi potensi ekonomi, sementara kekurangan di sisi infrastruktur, SDM, maupun sosial budaya akan kita berikan "treatment"khusus agar menjadi faktor penyumbang keberhasilan pembangunan," jelasnya.
Tiga Inovasi Utama untuk Wajah Baru Alas
Menyadari posisi strategis Alas sebagai pintu masuk utama dari arah Pelabuhan Poto Tano, Usman telah menyiapkan tiga terobosan utama:
Pertama : Penataan Infrastruktur dan Estetika Kota
Usman berencana melakukan pembenahan total di sepanjang jalan lintas Sumbawa-Poto Tano. Targetnya adalah mengubah kesan Alas yang selama ini dianggap kurang terawat menjadi wilayah yang asri, hijau, dan tertata rapi.
"Kita ingin para pelintas mendapatkan kesan indah saat memasuki Sumbawa. Titik-titik yang kumuh akan ditertibkan dan dipercantik dengan melibatkan pihak swasta, desa, dan masyarakat."
Kedua : Revitalisasi Pasar Alas dan Penataan PKL.
Kondisi kemacetan dan ketidakteraturan di sekitar Pasar Alas menjadi perhatian serius. Usman berkomitmen menata kembali pedagang kaki lima (PKL) dan memperbaiki tata kelola di lingkungan pasar. Selain itu, optimalisasi taman kota akan dilakukan agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga.
Ketiga : Pengembangan Wisata dan Kuliner Berstandar Nasional.
Kecamatan Alas memiliki kekayaan potensi wisata mulai dari bahari, pegunungan, hingga kuliner dan budaya. Usman berencana membawa potensi ini ke level yang lebih tinggi.
"Kami akan menyusun proposal untuk memperkenalkan potensi Alas ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kami ingin Alas bukan hanya sekadar tempat lewat, tapi menjadi destinasi yang mempesona dan dirindukan," tambahnya.
Penguatan Tata Kelola Keuangan Desa
Sebagai pembina desa, Usman juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan desa. Ia akan memastikan alokasi Dana Desa (DD) dan ADD benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan program pembangunan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
"Saya akan memastikan setiap rupiah di APBDes mencapai sasaran kinerja yang bagus dan tetap berada di jalur yang benar (on the track) untuk kesejahteraan masyarakat," tegas mantan pejabat yang berpengalaman di bidang tata kelola pemerintahan ini.
Menutup wawancaranya, Usman memohon doa restu dan bimbingan dari Tuhan serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas. (AM)
What's Your Reaction?
