Mahasiswa Promer UTS Bantu Desa Tapir Wujudkan Administrasi Tertib Lewat Buku Induk Warga
Mahasiswa Promer UTS Bantu Desa Tapir Wujudkan Administrasi Tertib Lewat Buku Induk Warga
TAPIR, KSB. Amarmedia.ci.id – Administrasi kependudukan yang rapi dan terstruktur kini bukan lagi impian bagi Desa Tapir. Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang tergabung dalam Program Merdeka (Promer) Desa Tapir telah berhasil menyelesaikan kegiatan pembuatan Buku Induk Warga, sebuah inisiatif nyata untuk menertibkan data kependudukan di 13 RT yang ada di desa tersebut.
"Selama ini, Desa Tapir menghadapi tantangan serius dalam penataan data warga, yang kerap menghambat pelayanan publik dan perencanaan pembangunan. Melihat urgensi ini, mahasiswa Promer UTS 2025 mengambil peran aktif untuk membantu Pemerintah Desa Tapir menyusun dokumen administrasi resmi dan berkelanjutan ini ujar salah seorang mahasiswa Wawan Darmawan dari Program Studi Teknik Pertambangan.
Proses Komprehensif: Dari Koordinasi hingga Verifikasi Data
Kemudian lanjutnya, program ini diawali dengan koordinasi awal bersama Kepala Desa Tapir dan para ketua RT. Setelah itu, tim mahasiswa melakukan pendataan langsung ke setiap wilayah RT untuk mengumpulkan informasi warga secara menyeluruh. Data yang terkumpul tidak langsung digunakan, melainkan melalui proses verifikasi bersama ketua RT dan perangkat desa untuk memastikan akurasi dan keabsahan informasi.
Setelah divalidasi, data diolah ke dalam format resmi Buku Induk, dicetak, dan dijilid. Dokumen ini kemudian diserahkan kepada Kantor Desa Tapir sebagai arsip administrasi resmi, serta diberikan kepada masing-masing dari 13 RT untuk memudahkan akses data di tingkat lokal.
Buku Induk ini memuat informasi dasar warga seperti nama, NIK, alamat, pekerjaan, pendidikan, dan data keluarga lainnya. "Data ini nantinya sangat bermanfaat untuk berbagai keperluan, mulai dari pelayanan administratif, distribusi bantuan, hingga perencanaan program desa yang lebih tepat sasaran"pungkasnya.
Dampak Positif yang Dirasakan Langsung Warga dan Perangkat Desa
Kepala Desa Tapir, Zainuddin, S.E., menyambut baik inisiatif ini. “Pemerintah desa selama ini cukup kesulitan saat dibutuhkan data kependudukan yang lengkap dan cepat. Kehadiran Buku Induk ini sangat membantu dan akan jadi dasar penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Antusiasme juga datang dari warga. Ibu Mariam dari RT 06, misalnya, mengungkapkan kemudahannya. “Sekarang kalau butuh urus surat atau bantuan, sudah nggak bingung lagi. Data warga sudah jelas dan lengkap. Sangat membantu untuk kami masyarakat biasa,” ujarnya.
Ketua RT 03, Sulaiman turut merasakan manfaatnya. “Selama ini kami sebagai ketua RT sering kesulitan saat diminta data warganya secara cepat dan lengkap. Dengan adanya Buku Induk ini, pekerjaan kami jadi lebih mudah dan tertata. Tinggal buka buku, semua data sudah tersedia,” tuturnya.
Pembuatan Buku Induk Warga Desa Tapir bukan hanya sekadar program pendataan, melainkan langkah awal menuju administrasi desa yang lebih tertib dan berbasis data. Dengan keberadaan buku ini, Pemerintah Desa Tapir kini memiliki dokumen penting yang dapat diperbarui secara berkala setiap enam bulan, melibatkan ketua RT dan sekretariat desa. Harapannya, program ini bisa menjadi fondasi dalam membangun desa yang lebih akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan warganya. (AM)
What's Your Reaction?
