Inovasi Mahasiswa Promer UTS: Labu Kuning "Disulap" Jadi Permen Pona, Dukung Ekonomi Desa Seteluk Tengah!
Inovasi Mahasiswa Promer UTS: Labu Kuning "Disulap" Jadi Permen Pona, Dukung Ekonomi Desa Seteluk Tengah!
Seteluk Tengah,KSB.Amarmedia.co.id– Mahasiswa Program Merdeka (Promer) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di Desa Seteluk Tengah berhasil meluncurkan inovasi produk lokal bernama "Permen Pona", yang terbuat dari bahan dasar labu kuning. Kegiatan launching ini merupakan puncak dari program One Village One Product (OVOP) mahasiswa KKN-UTS, dan digelar bersama ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta pelaku UMKM Desa Seteluk Tengah Selasa 8 Juli 2025.
Permen Pona: Olahan Labu Kuning dengan Segudang Manfaat
Abdul Rahim, perwakilan mahasiswa Promer Desa Seteluk Tengah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Permen Pona memanfaatkan buah labu kuning, yang selama ini dikenal sebagai sayuran dengan manfaat kesehatan seperti menjaga kulit, mendukung kesehatan jantung, dan pencernaan.
"Semoga dengan adanya produk ini, petani dapat memanfaatkan lahannya untuk menanam buah labu, sehingga perputaran ekonomi antar petani dan pelaku UMKM lebih meningkat dan dipasarkan hingga keluar daerah," ujar Abdul Rahim optimistis.
Pada sesi presentasi produk, tim riset dan pembangunan program merdeka Desa Seteluk Tengah merinci manfaat konsumsi labu kuning yang diolah menjadi permen, serta cara pembuatannya. Komposisi Permen Pona meliputi: labu, gula, susu bubuk, mentega, dan vanili.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa dan PKK
Pemerintah Desa Seteluk Tengah, melalui Sekretaris Desa Ibu Ika Kusuma, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Promer UTS atas produk unik dan bernilai budaya yang mereka ciptakan. "Berkat kerja sama, ketekunan, dan keterampilan mahasiswa Promer-UTS, Produk Permen Pona ini telah dipromosikan kepada Tim Penilai Provinsi pada Lomba Desa tingkat Kabupaten," ungkap Ibu Ika.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Desa berencana mempromosikan dan mendaftarkan Permen Pona ke Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumbawa Barat. Langkah strategis ini diharapkan dapat memicu semangat pelaku UMKM dalam mengembangkan produk dan mencapai kesejahteraan.
Senada, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ibu Heriya Jaya Putra juga menyatakan dukungan penuhnya. Produk ini akan ditindaklanjuti sebagai bentuk pembinaan pada Bidang Pokja III PKK.
Usai seremoni, mahasiswa Promer bersama ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM langsung menggelar demo masak. Mereka menunjukkan cara pembuatan Permen Pona, mulai dari takaran bahan, pencampuran, hingga proses memasak sampai mengering. Inisiatif ini diharapkan mampu menginspirasi dan memberdayakan masyarakat Desa Seteluk Tengah untuk mengembangkan potensi lokal. (AM)
What's Your Reaction?
