Bupati Sumbawa, KSB dan Pemerintah Provinsi NTB Apresiasi Pengangkatan Datu Raja Muda Kesultanan Sumbawa
Bupati Sumbawa, KSB dan Pemerintah Provinsi NTB Apresiasi Pengangkatan Datu Raja Muda Kesultanan Sumbawa
Foto Sultan Sumbawa dan Datu Raja Muda Sumbawa Raihan Omar Hasani Priyanto Mas Madina bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa dan Istri (29/5/2024)
Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kedua Bupati, dari Sumbawa dan Sumbawa Barat dan Pemerintah Provinsi NTB menyatakan kebanggaan dan apresiasinya atas pengangkatan Datu Raja Muda Kesultanan Sumbawa Raihan Omar Hasani Priyanto Mas Madina Datu Raja Muda (29/5/2024). Peristiwa ini dianggap penting bagi kedua wilayah dan Provinsi NTB sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya Tau Samawa.
Dihadapan Sultan Sumbawa dan pejabat dari kementrian, dan Pemerintah Daerah Provinsi NTB,dan Forkopimda Sumbawa dan Sumbawa Barat, Bupati Sumbawa Drs. H.Mahmud Abdullah menekankan pentingnya menjaga adat dan istiadat Tau Samawa. Dirinya turut berkomitmen untuk menjaga marwah Tau dan Tana Samawa bersama-sama.
Foto Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah (29/5/2014)
"Ini adalah momen yang sangat penting, Insya Allah Kami Bupati Sumbawa dan Bupati Sumbawa Barat akan selalu berdampingan melestarikan Budaya Sumbawa. Kami ucapkan selamat kepada Raja Muda untuk selalu mendampingi dan menjaga marwah tau dan Tana Samawa" pungkas H.Mo.
Sebelumnya Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir. H.W Musyafirin menyampaikan apresiasi atas pelestarian adat dan gelar kebangsawanan. Menekankan pentingnya menjaga marwah Tau Samawa, baik dari internal maupun eksternal.
Dirinya menceritakan pengalaman berhadapan dengan Komnas HAM tentang upaya melindungi adat Samawa dari klaim pihak luar.
"Menjaga marwah tau samawa itu penting. Bukan saja dari internal tapi juga eksternal. Kami pernah berhadapan dengan Komnas HAM bahwa ada sekelompok orang yang mengaku adat luar padahal itu adat samawa. Persis sama seperti yang dilakukan tau samawa. Komnas HAM minta tolong dikaji. Tapi saya katakan ini murni adat samawa sehingga dengan adanya pengangkatan Datu Raja Muda Kesultanan Sumbawa hal ini bisa diselesaikan" terangnya.
Bupati Sumbawa Barat memberikan ucapan selamat kepada Datu Raja Muda dan berharap agar pelestarian adat dapat terus dilanjutkan.
"Kami ucapkan selamat kepada Datu Muda, semoga adat istiadat ini bisa dijaga marwahnya dan permasalahan yang ada dapat diselesaikan. Siapa lagi kalau bukan kita dan tentu kapan lagi kalau bukan sekarang" ujarnya .
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Perwakilan Penjabat Gubernur NTB, Wakil Bupati Sumbawa, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat dan Bima, Anggota Forkopimda Sumbawa dan Sumbawa Barat, para Pengurus LATS SE Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.
Dalam kesempatan itu pula PJ Gubernur NTB melalui Asisten III. H Wirawan S.SI.MT menyampaikan apresiasinya. Sebagai tau samawa yang berkesempatan menyampaikan pandangan Pemerintah Provinsi NTB untuk menyampaikan perspektif pemerintah terhadap peristiwa budaya, kami sangat bersyukur. kenapa tidak ? lempar wirawan kehadiran
"Momentum yang terjadi terakhir kali ratusan tahun yang lalu yang saya bisa baca dari sumber sejarah kini nyata dan kita menjadi saksi dari peristiwa ini dan sangat berkesan dan sempat meneteskan air mata" ungkapnya.
Dijelaskannya, Disaat daerah dan masyarakat lain berusaha merekonstruksi, mengumpulkan puing - puing informasi tentang sejarah masa lalu mereka dan merangkai fase sejarah yang menggambarkan identitas mereka. Tetapi kita tau samawa tidak perlu melakukan seperti itu. Situs budaya kita bisa masih kokoh berdiri, lembaga adat kita masih kokoh dan sangat terasa di tokoh masyarakat. Inilah modal sosial yang harus kita pertahankan dan kita wariskan kepada generasi mendatang.
Namun kini bahwa memang posisi kesultanan dimasa lalu sebagai sentrum kekuasaan dimasa sekarang telah beralih menjadi sentrum kebudayaan.
Walaupun beralih bukan berarti tugas sultan menjadi lebih ringan karena budaya menjiwai semuanya baik aktivitas politik, ekonomi budaya dan seterusnya. Tantangan bagi istana dan kesultanan Sumbawa agar eksistensinya tetap relevan menjawab tantangan kebutuhan zaman yang serba tidak pasti dimana persaingan global dan kesultanan Sumbawa harus mampu berkontribusi menyelesaikan masalah itu
"Kami percaya dan Pemerintah Provinsi NTB sangat mengapresiasi pengangkatan Datu Raja Muda Kesultanan Sumbawa yang akan mewariskan kesultanan Sumbawa. Sosok beliau sangat relevan dengan kebutuhan zaman" tandasnya .
Di penghujung sambutannya H Wirawan menyampaikan salam hormat Bapak Gubernur NTB karena beliau tidak bisa menjadi saksi langsung dari peristiwa yang sangatluar biasa ini. (AM)
What's Your Reaction?
