Aroma Robusta dan Arabica Punik Pikat Rombongan Imigrasi Pusat: "Ke Sumbawa Tak Lengkap Tanpa Mampir ke Kopi Punik
Aroma Robusta dan Arabica Punik Pikat Rombongan Imigrasi Pusat: "Ke Sumbawa Tak Lengkap Tanpa Mampir ke Kopi Punik"
Sumbawa.Amarmedia.co.id— Deru mesin kendaraan yang melintasi jalan mulus menuju kawasan dataran tinggi Kecamatan Batu Lanteh, Sumbawa, menyisakan cerita hangat pada Kamis (5/11/2026). Di balik sejuknya udara pegunungan Dusun Punik, Desa Batu Dulang sebuah kedai kopi sederhana menjadi saksi hangatnya perbincangan antara sang pemilik dengan para penikmat kopi dari ibu kota.
Hari itu, Wiwin Suryani, pemilik Kopi Punik Sumbawa, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya saat berbagi cerita tentang kedatangan para tamu istimewa yang singgah di kedainya sehari sebelumnya.
"Alhamdulillah, kami kedatangan tamu istimewa dari Kantor Imigrasi Pusat Jakarta pada Rabu (4/11/2026) kemarin," tutur Wiwin dengan senyum mengembang saat hubungi Kamis (5/11)
Kedatangan rombongan pejabat instansi pusat tersebut bukan tanpa alasan. Rasa penasaran yang terpantik dari unggahan di media sosial akhirnya menuntun langkah mereka hingga ke pelosok sejuk Batu Lanteh.
"Mereka lihat Kopi Punik Sumbawa di media sosial. Kata mereka, tidak lengkap rasanya datang ke Sumbawa jika tidak mampir dan ngopi ke Kopi Punik," ujar Wiwin menirukan penuturan para tamunya.
Perjalanan dari pusat kota Sumbawa Besar menuju Dusun Punik kini terasa begitu singkat dan nyaman. Akses jalan yang sudah beraspal mulus memangkas jarak, menyajikan bentang alam yang masih terjaga keasriannya. Udara bersih dan pegunungan yang hijau menghampar sepanjang jalur perjalanan.
Bagi warga ibu kota yang terbiasa dengan kepungan gedung pencakar langit dan riuk pikuk kemacetan, suasana alami Punik menawarkan kemewahan yang langka. Begitu tiba di lokasi, rombongan tidak hanya menikmati sajian kopi di meja, tetapi juga melangkahkan kaki menyusuri kebun-kebun kopi yang memagari area kedai.
"Mereka menyusuri kebun kopi yang ada di sekitar kedai, karena kata mereka di Jakarta tidak ada kebun kopi seperti ini," kata Wiwin.
Cita rasa otentik racikan Kopi Punik pun sukses memikat lidah para tamu. Wiwin mengutip kesan mendalam yang disampaikan oleh salah satu anggota rombongan bernama Dani. Cita rasa yang mantap membuat beberapa di antara mereka bahkan menambah pesanan.
"Menurut cerita Pak Dani, kopinya berasa banget. Sampai ada satu orang yang pesan sampai dua gelas. 'Enak kopinya,' begitu kata mereka," cerita Wiwin menirukan reaksi spontan para tamunya.
Bagi Dani dan rekan-rekannya, perjalanan melintasi jalur Batu Lanteh hingga menikmati secangkir Kopi Punik menjadi pengalaman yang tak terlupakan di Tanah Samawa.
"Tidak menyesal sampai ke sini. Sepanjang perjalanan disuguhi pemandangan hijau karena hutannya masih sangat terjaga. Anginnya segar, udaranya bersih. Pokoknya kalau ke Sumbawa, tidak lengkap kalau belum ke Kopi Punik Sumbawa," tutur Wiwin mengulang kata-kata pujian dari Dani.
Kehadiran wisatawan dari instansi pusat ini makin menegaskan potensi Kopi Punik Sumbawa sebagai salah satu destinasi wisata kuliner dan agrowisata unggulan di Kabupaten Sumbawa,sebuah perpaduan sempurna antara kelezatan kopi lokal, keramahan warga, dan kelestarian alam pegunungan Batu Lanteh.(AM)
What's Your Reaction?