Wacana Provinsi Pulau Sumbawa Menguat: Buku "Dr. Mala" Jadi Inspirasi dan Landasan Filofosis Perjuangan

amramr
Jun 16, 2025 - 15:40
Jun 16, 2025 - 16:11
 0  143
Wacana Provinsi Pulau Sumbawa Menguat: Buku "Dr. Mala" Jadi Inspirasi dan Landasan Filofosis Perjuangan
Anggota DPR RI H Johan Rosihan ST

Wacana Provinsi Pulau Sumbawa Menguat: Buku "Dr. Mala" Jadi Inspirasi dan Landasan Filofosis Perjuangan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Semangat pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) kembali menguat, dengan diluncurkannya buku tentang sosok inspiratif Dr. Mala yang dinilai memberikan landasan filosofis dan akademis bagi perjuangan pemekaran ini. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI H. Johan Rosihan ST dalam sebuah acara Bedah Buku Dari Sumbawa Menggapai Puncak Eiffiel di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa Senin 16 Juni 2025, yang turut dihadiri oleh berbagai tokoh, Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH, Bupati Sumbawa Ir. H Syarafuddin Jarot MP, Ketua LATS, Dr.M Ikhsan Safitri, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Rektor Universitas Teknologi Sumbawa, dan jajaran Dosen, Guru, dan Aktivis Mahasiswa serta masyarakat.

Menurut Johan Rosihan, perwujudan PPS, yang diibaratkan "seribu kali dekat", adalah implementasi semangat desentralisasi. Ia menegaskan bahwa pembentukan provinsi tidak selalu bergantung pada ketersediaan infrastruktur fisik yang lengkap, tetapi lahir dari "dorongan semangat dari dalam disertai kemauan yang keras, yang didahului dengan penuh keyakinan dan semangat."

Buku tentang Dr. Mala ini diharapkan dapat menginspirasi para pejuang PPS bahwa perjuangan mereka memiliki dasar filosofis dan akademis, sehingga tidak ada lagi keraguan. Johan Rosihan mengungkapkan bahwa ia, bersama Anggota DPR RI lainnya dari NTB H Moro Hanafi dan Hj. Mahdalena menetapkan diri menjadi "kanal perjuangan PPS."

Dalam dua pekan ke depan, naskah akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) PPS akan dibahas. Buku ini disebut kaya akan penanaman karakter dan menyoroti integritas, disiplin tinggi, kejujuran, kesederhanaan, dan komitmen kepemimpinan Dr. Mala.

Dikatakannya Tokoh nasional Fahri Hamzah melalui testimoni yang disampaikan menyebut Dr. Mala sebagai pribadi yang "ulet, gigih, kritis, dan berani." Sementara itu, Pak Latif Majid mengibaratkan Dr. Mala sebagai sosok "lurus seperti penggaris."

Selama proses penulisan buku, terungkap pula bahwa Dr. Mala adalah inisiator pendirian asrama pelajar dan mahasiswa yang berafiliasi dengan Unram dan STPDN Mataram. Beliau bahkan telah menghibahkan tanah di belakang rumahnya untuk pembangunan asrama tersebut.

Namun, Johan Rosihan menyatakan keprihatinannya atas kondisi asrama saat ini yang "tidak ada yang merawatnya." Ada permintaan agar asrama tersebut diperbaiki dan setidaknya aulanya dapat direnovasi sebagai tempat pertemuan, mengingat ini adalah warisan Dr. Mala yang harus dijaga.

Apresiasi Penulis, Pameran Buku Anak Sumbawa, dan Dukungan Penyebaran Karya

Johan Rosihan memberikan apresiasi tinggi kepada penulis buku Nurdin Ranggabarani SH MH atas riset dan napak tilas yang panjang, berhasil merekonstruksi kisah yang "tercerai-berai." Dengan dukungan Yayasan Sumbawa Bangkit, buku ini akhirnya dapat dicetak.

Ke depan, Johan Rosihan memiliki rencana ambisius untuk "mengumpulkan buku-buku yang ditulis dari Sumbawa" dan mengadakan pameran buku yang menampilkan karya-karya anak Sumbawa. "Setidaknya 2026 kita bisa memamerkan karya anak Sumbawa," harapnya, karena "dialek dalam sebuah buku akan abadi."

Pihaknya berharap acara semacam ini mendapat dukungan baik dari berbagai pihak. Buku ini sangat direkomendasikan sebagai sumber inspirasi kegigihan dan kesuksesan.

Apresiasi juga disampaikan kepada Bupati Sumbawa, yang akan mencetak  buku ini untuk disebarkan di seluruh perpustakaan di Sumbawa agar guru-guru dan masyarakat luas dapat membacanya. Johan Rosihan bahkan mengisyaratkan kemungkinan pencetakan ulang buku ini.

"Dengan semangat Dr. Mala kita harapkan ada Doktor Mala  baru," diharapkan Sumbawa akan terus maju dan berkembang, didorong oleh pemimpin daerah yang berintegritas dan gigih" ujarnya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow