Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni

amramr
Oct 22, 2025 - 14:16
Oct 22, 2025 - 14:37
 0  41
Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni
Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni
Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni

Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan komitmen Pemda untuk mengubah paradigma kegiatan kebudayaan agar tidak lagi hanya menjadi acara seremonial tahunan, melainkan menjadi ruang produktif yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Wabup Ansori saat membuka kegiatan Pameran Keliling dan Ekspresi Budaya NTB yang berlokasi di ikon sejarah daerah, Istana Dalam Loka, pada hari Selasa (22/10/2025).

Kegiatan pameran tersebut merupakan kolaborasi antara Museum Negeri NTB, Museum Daerah Kabupaten Sumbawa, dan Museum Bala Datu Ranga, yang bertujuan memperkenalkan kekayaan warisan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan apresiasi, namun sekaligus memberikan penekanan keras agar sektor kebudayaan dapat menghadirkan multiplier effect bagi pelaku seni, pengrajin, dan pelaku UMKM lokal.

“Kita ingin pameran budaya seperti ini bukan hanya acara seremoni belaka. Kalau sudah ada anggarannya, jangan hanya habis untuk acara, tapi harus benar-benar berdampak bagi masyarakat” tegas Wabup Ansori.

Ia menekankan bahwa budaya harus dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.

Promosi Produk Budaya di Ruang Publik Strategis

Wabup Ansori juga menyoroti perlunya strategi promosi yang lebih agresif. Menurutnya, produk budaya dan kerajinan lokal harus mendapatkan ruang pajang dan promosi yang strategis, seperti di bandara, lokasi wisata, dan ruang publik lainnya.

“Kita ingin produk budaya Sumbawa bisa dijual di bandara, di pantai, di tempat wisata. Sehingga ibu-ibu pengrajin tetap bisa berproduksi setiap hari dan tidak hanya menunggu momen-momen tertentu," ujarnya.

"Kalau ini berjalan, maka budaya bukan hanya dilestarikan, tapi juga menyejahterakan,” imbuh Wabup, menunjukkan visi Pemda untuk menjadikan budaya sebagai sektor penggerak ekonomi.

Selain aspek ekonomi, Wabup Ansori juga menyoroti pentingnya penanaman pendidikan budaya sejak dini. Ia mendorong institusi pendidikan, khususnya sekolah, untuk menghidupkan kembali tradisi lokal, seperti kebiasaan memakai busana adat setiap pekan dan secara rutin mengunjungi museum sebagai bagian dari proses belajar.

“Anak-anak harus dikenalkan pada budaya sejak dini. Kalau mereka bangga memakai produk daerahnya sendiri, maka budaya itu akan hidup dan terus berkembang,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Ansori menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat sektor kebudayaan sebagai bagian integral dari visi pembangunan daerah menuju “Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.” (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow