Bukan Lewat Jalur Biasa, Perbaikan Jembatan Kayu Madu dan Lito Tembus ke Meja Kemhan
Bukan Lewat Jalur Biasa, Perbaikan Jembatan Kayu Madu dan Lito Tembus ke Meja Kemhan
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa melakukan manuver cerdik untuk mempercepat perbaikan infrastruktur vital yang rusak. Tidak hanya menunggu antrean di pos anggaran reguler, Kepala Dinas PUPR, Muhammad Sofyan, ST., memanfaatkan momentum kunjungan Panglima TNI beberapa waktu lalu untuk menarik intervensi pusat melalui jalur Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Langkah taktis ini difokuskan untuk penanganan mendesak Jembatan Kayu Madu dan Jembatan Lito yang kondisinya memprihatinkan.
“Kami melihat peluang setelah kunjungan Panglima. Surat Bupati sudah masuk, dan tim dari kementerian terkait sudah turun langsung melihat lokasi. Ini langkah akselerasi, kami mengusulkan pembangunan jembatan sementara agar akses warga tidak putus,” ungkap Sofyan, atau yang akrab disapa Largo, Rabu (19/11).
Strategi ini tampaknya membuahkan hasil manis. Largo membocorkan adanya "sinyal positif" dari pusat. Karena sifatnya yang mendesak (urgent), perbaikan kedua jembatan ini berpeluang besar masuk dalam rencana penanganan tahun berjalan, tanpa harus menunggu tahun anggaran baru.
Tak hanya jembatan Belly ini juga menyertakan usulan pembangunan sumur bor di lima titik strategis. Program ini disinergikan dengan kegiatan Batalyon setempat yang titik-titiknya telah terverifikasi.
“Ini soal kejelian melihat peluang. Sejauh ini peluang disetujui sangat besar karena kebutuhan di lapangan memang mendesak,” tambahnya optimis.
Di sisi lain, terkait kerusakan jalan nasional akibat banjir yang kerap dikeluhkan warga, Largo menegaskan pihaknya terus "meneror" pemerintah pusat secara positif melalui koordinasi intensif, mengingat kewenangan penuh ada di tangan Balai Nasional. (AM)
What's Your Reaction?