Syarafuddin Jarot: Kerja Keras dan Sinergi Turunkan Angka Kemiskinan Sumbawa Secara Signifikan!
Syarafuddin Jarot: Kerja Keras dan Sinergi Turunkan Angka Kemiskinan Sumbawa Secara Signifikan!
Sumbawa amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menyatakan rasa syukur dan bangga atas capaian fantastis dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Senin (3/11) Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 telah turun signifikan menjadi 11,79 persen, dari 12,87 persen pada tahun sebelumnya.
Bupati Jarot menegaskan bahwa penurunan ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras, fokus kebijakan, dan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten, seluruh stakeholder, dan partisipasi aktif masyarakat.
"Ini bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi ini adalah cerminan dari perubahan nyata dalam taraf hidup puluhan ribu keluarga di Tanah Samawa," ujar Bupati Jarot dalam keterangan persnya. "Secara absolut, 4.770 jiwa warga kita telah berhasil keluar dari jurang kemiskinan dalam satu tahun terakhir. Ini adalah kemenangan bersama!"
Bukti Keberhasilan Program Inklusif
Penurunan jumlah penduduk miskin dari 63,00 ribu jiwa (2024) menjadi 58,23 ribu jiwa (2025) dinilai Bupati sebagai indikasi keberhasilan program-program yang bersifat inklusif dan berkeadilan.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal:
Penguatan program berbasis desa dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbukti menjadi penopang utama peningkatan pendapatan masyarakat.
Akses Layanan Dasar:Peningkatan aksesibilitas dan kualitas layanan pendidikan serta kesehatan di seluruh pelosok Sumbawa.
Digitalisasi yang Merata: Pemanfaatan teknologi untuk mempermudah layanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Lebih lanjut, Bupati Jarot menyoroti perbaikan pada Indeks Kedalaman Kemiskinan yang menurun dari 1,98 menjadi 1,61, serta Indeks Keparahan Kemiskinan dari 0,53 menjadi 0,35
"Ini menunjukkan bahwa masyarakat miskin kita kini semakin dekat dengan garis kemiskinan, dan kesenjangan pendapatan antar kelompok berpenghasilan rendah semakin menyempit. Artinya, pembangunan yang kita jalankan benar-benar merata dan menyentuh lapisan terbawah," tegasnya.
Komitmen Berkelanjutan
Meskipun Garis Kemiskinan meningkat, hal tersebut justru diartikan oleh Bupati Jarot sebagai penanda positif: standar hidup dan daya beli masyarakat telah meningkat di tengah pertumbuhan ekonomi yang membaik.
Mengakhiri pernyataannya, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, berkomitmen untuk tidak berpuas diri.
"Kami akan terus bekerja memastikan agar seluruh warga Sumbawa merasakan manfaat pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Target kita adalah nol kemiskinan ekstrem, dan untuk itu, penguatan ketahanan pangan, energi, dan digitalisasi inklusif akan menjadi fokus utama ke depan," tutupnya penuh semangat.(AM)
What's Your Reaction?
