Manuver Cerdas Pemkab Sumbawa: Defisit Dana Transfer Diatasi dengan Usulan ke 12 Kementerian

amramr
Nov 5, 2025 - 19:44
 0  76
Manuver Cerdas Pemkab Sumbawa: Defisit Dana Transfer Diatasi dengan Usulan ke 12 Kementerian

Manuver Cerdas Pemkab Sumbawa: Defisit Dana Transfer Diatasi dengan Usulan ke 12 Kementerian

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (5 November 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat merespons pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, khususnya Dana Bagi Hasil. Untuk menanggulangi dampak defisit tanpa mengorbankan pembangunan daerah, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., mengungkapkan strategi penyesuaian anggaran yang ketat disertai pengajuan program intensif ke 12 kementerian.

Kepada awak media  hari ini (5/10), Doktor Budi, sapaan akrab Sekda, menegaskan bahwa fokus utama penyesuaian adalah pelayanan publik yang harus tetap 'terkunci' dan terjamin.

“Pengurangan itu terjadi pada dana bagi hasil. Karena itu, kita harus melakukan pengendalian dan penyesuaian anggaran,” ujar Sekda.

Tiga Pilar Penguatan Anggaran

Sekda Budi Prasetiyo menjelaskan tiga langkah strategis yang dilakukan Pemkab Sumbawa dalam menanggapi pemangkasan anggaran yakni memastikan Anggaran Pelayanan Publik tetap terkunci(aman),melakukan penyisiran terhadap anggaran penunjang, Efisiensi terhadap anggaran aktivitas (seremonial).

Efisiensi tersebut diimplementasikan melalui pembatasan ketat pada biaya seperti makan minum kegiatan, perjalanan dinas, hingga kegiatan seremonial. Menurut Doktor Budi, langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendorong belanja daerah agar lebih produktif.

“Kita jadikan ini sebagai pembelajaran untuk melakukan penyesuaian anggaran aktivitas dan penunjang yang lebih efisien,” jelasnya, sembari menambahkan bahwa semua proses mengikuti pedoman umum dari Kementerian Dalam Negeri.

Strategi 'Jalur Alternatif': Menarik Dana 12 Kementerian

Untuk memastikan program pembangunan daerah tetap berjalan, Pemkab Sumbawa memilih jalur strategis dengan actively mencari sumber pendanaan pengganti.

“Alhamdulillah, kita sudah mengusulkan ke 12 kementerian. Sekarang sedang dalam proses pembahasan teknis untuk menutupi kekurangan dari dana transfer. Artinya, ini sebagai mekanisme pengganti agar program pembangunan tetap berjalan,” ungkap Sekda Budi.

Ia mengakui, saat ini seluruh daerah berlomba-lomba mendapatkan dukungan pusat. Oleh karena itu, kunci keberhasilan usulan Pemkab Sumbawa adalah keselarasan antara program daerah dengan prioritas nasional serta kesiapan proposal dan syarat teknis.

Lebih lanjut, langkah ini juga dilihat Sekda sebagai momentum bagi daerah untuk menunjukkan kemampuan fiskal yang mandiri. “Pemerintah pusat sedang melihat kemampuan fiskal masing-masing daerah. Ini kesempatan bagi daerah untuk menunjukkan potensi dan inovasi dalam mengelola keuangan secara mandiri,”ujarnya

Sebelumnya Sekda Sumbawa menghadiri rapat Sinkronisasi Data dan Proyeksi Target Pendapatan Tahun 2026 sebagai langkah awal memastikan perencanaan fiskal yang akurat, realistis, dan berkeadilan.

Melalui sinergi lintas perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen memperkuat basis data, meningkatkan kualitas perencanaan pendapatan, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan keuangan daerah menuju Sumbawa Maju  Unggul yang mandiri dan berdaya saing.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow