Sumbawa Siapkan Tenaga Kerja Unggul & Air Bersih Samota: Pemda Jawab Kritik PKB, Akui Kendala Lahan TPA dan Janjikan Solusi Jangka Pendek-Panjang
Sumbawa Siapkan Tenaga Kerja Unggul & Air Bersih Samota: Pemda Jawab Kritik PKB, Akui Kendala Lahan TPA dan Janjikan Solusi Jangka Pendek-Panjang
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa merespons Pandangan Umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan mengakui adanya tantangan besar, terutama dalam pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih, sambil menjanjikan langkah-langkah strategis untuk mendukung ekonomi lokal dan menyambut beroperasinya PT AMNT.
Jawaban Pemda disampaikan Wakil Bupati Sumbawa Drs H Mohamad Anshori Sabtu 22 November 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa.
Menanggapi sorotan Fraksi PKB mengenai buruknya pengelolaan sampah dan permintaan TPA di wilayah Timur, Pemda mengakui bahwa penanganan sampah masih terkendala. "Pengelolaan sampah di beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa hingga saat ini diakui masih belum dapat dilakukan secara maksimal yang berkaitan dengan keterbatasan lahan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)," jelas Wabup.
Sebagai solusi jangka pendek dan menengah, Pemda menyatakan akan mengutamakan upaya pengurangan sampah melalui fasilitas TPS 3R dan Program Bank Sampah. Strategi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, dan mengubah perilaku masyarakat, sambil memastikan penyediaan TPA di Wilayah Timur tetap menjadi perhatian serius Pemda.
Terkait desakan peningkatan pelayanan air bersih dan kinerja PERUMDA Air Minum, Pemda menyatakan komitmen untuk peningkatan layanan air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Dalam kondisi keterbatasan fiskal daerah, Pemda berhasil mengupayakan dukungan pendanaan dari Pusat diantaranya Peningkatan IPA Pungka Telah direncanakan pekerjaan peningkatan IPA Pungka pada tahun 2026 yang dibiayai melalui Dana Pusat (APBN).
Air Baku Samota Pengembangan sumber air baku Ai Ngelar untuk memenuhi kebutuhan air di kawasan Samota dan Labuhan terus diupayakan dan diperkirakan segera terealisasi. Program ini bertujuan memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan air minum di wilayah strategis tersebut.
Akselerasi Kesiapan Tenaga Kerja Sambut PT AMNT
Pemda sependapat dengan Fraksi PKB mengenai pentingnya penguatan Lembaga Latihan Kerja (LLK) lokal untuk menyambut beroperasinya PT. AMNT (Aman Mineral Nusa Tenggara).
Sebagai langkah konkret, Pemda menginformasikan bahwa mereka telah menyusun DED Revitalisasi LLK dan mengusulkan pendanaan ke Kementerian Ketenagakerjaan. Pemda juga telah menjalin komunikasi aktif dengan PT. AMNT agar revitalisasi LLK dapat didukung dan segera direalisasikan, demi menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh industri tambang.
Jembatan Lito dan Isu Koperasi Terjawab
Terkait kondisi mendesak Jembatan Lito yang putus, Pemda memastikan bahwa jembatan tersebut tetap menjadi prioritas penanganan. Upaya yang dilakukan adalah dengan penyiapan Readiness Criteria (RC) untuk diusulkan penanganannya melalui pembiayaan Pusat, baik dari Kementerian PUPR maupun BNPB.
Sementara itu, mengenai pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari, Pemda merujuk pada penjelasan komprehensif yang telah disampaikan sebelumnya kepada Fraksi Demokrat PPP Pembangunan. (AM)
What's Your Reaction?
