Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan

amramr
Jun 5, 2025 - 17:04
 0  123
Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan
Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan
Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan
Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan
Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan

Sumbawa Cinema Society Gelar Pemutaran Perdana "Menari Seirama Ombak" di Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Budaya dan Lingkungan

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Sumbawa Cinema Society dengan bangga mengumumkan pemutaran perdana film pendek "Menari Seirama Ombak" dalam program Mero Manto. Acara istimewa ini akan dilaksanakan pada Minggu, 8 Juni 2025, pukul 19.30–22.30 WITA, bertempat di Lapangan Samping GOR Bulu Tangkis, Desa Pulau Bungin. Pemutaran film ini terbuka untuk umum dan gratis.

Film "Menari Seirama Ombak" merupakan karya sutradara Anton Susilo yang diproduksi oleh Sumbawa Cinema Society dan didanai oleh Indonesiana TV Media Budaya Kementerian Kebudayaan RI. Keistimewaan film ini terletak pada lokasi pemutarannya, yaitu Desa Pulau Bungin, yang juga menjadi lokasi utama seluruh proses pengambilan gambar. Proses produksi film ini melibatkan secara aktif masyarakat dan tokoh adat Pulau Bungin, menjadikannya bukan sekadar tontonan, melainkan bentuk nyata kolaborasi dalam pelestarian budaya lokal.

Melestarikan Joge Bungin: Perjuangan dan Sakralitas Budaya Bajo

Kepada awak media Kamis 5 Juni 2025. Anton menjelaskan bahwa film ini mengangkat kisah inspiratif seorang perempuan muda pewaris tarian tradisi Joge Bungin, menyoroti perjuangan berat dalam menjaga warisan budaya di tengah arus perubahan zaman. Tarian Joge Bungin dan Tibaraki, yang menjadi bagian penting dalam film, adalah kesenian sakral Suku Bajo di Pulau Bungin. Tarian ini bukan hanya hiburan, melainkan ritual penting yang berkaitan dengan daur hidup dan keseimbangan hubungan manusia dengan alam laut.

Kemudian lanjutnya, Tarian Joge Bungin, yang ditarikan oleh 5–7 perempuan dewasa dengan iringan alat musik tiup khas Bajau, menjadi simbol kekuatan perempuan dalam menjaga tradisi. Tarian ini juga merupakan persembahan utama dalam upacara adat dan ritual penting masyarakat Bajo, seperti Tibaraki dan Penobatan Sultan Sumbawa.

Diskusi Budaya dan Potensi Ekowisata Pulau Bungin

Selain pemutaran film, acara "Mero Manto" juga akan diisi dengan diskusi budaya bersama Dr. Dedi Hari Wibowo, M.Si, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, sebagai narasumber. Diskusi ini akan dimoderatori oleh Dr. Rusdianto AR, M.Pd. Tak ketinggalan, acara ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya yang melibatkan langsung masyarakat Pulau Bungin.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang refleksi bersama untuk merumuskan langkah-langkah pelestarian budaya dan alam di masa depan. Film ini juga mengeksplorasi keindahan alam bawah laut Pulau Bungin yang dikelilingi kawasan mangrove dan biota laut yang melimpah. Pengambilan gambar di wilayah pesisir dan bawah laut menjadi penanda pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari identitas masyarakat pesisir.

Jika tiga aspek utama yakni kelestarian seni budaya, pelestarian tarian sakral, dan perlindungan alam bawah laut agar terus ditingkatkan, Pulau Bungin memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan ekologi. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk menyaksikan karya sineas lokal dan turut serta dalam menjaga warisan budaya dan alam Sumbawa!" tutupnya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow