Semangat "Tau Samawa" Tak Padam Diguyur Hujan: Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 Berlangsung Khidmat
Semangat "Tau Samawa" Tak Padam Diguyur Hujan: Peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 Berlangsung Khidmat
Sumbawa.Amarmedia.co.id – Kabupaten Sumbawa merayakan hari jadinya yang ke-67 dengan penuh khidmat dan semarak pada Kamis, 22 Januari 2026. Meskipun prosesi upacara berlangsung di bawah guyuran hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta dan tamu undangan yang memadati lapangan upacara.
Resiliensi di Tengah Hujan
Kondisi cuaca yang basah justru menjadi simbol ketangguhan masyarakat Sumbawa. Para peserta upacara, mulai dari aparatur sipil negara, pelajar, hingga tokoh masyarakat, tampak tak bergeming dan tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran Gubernur NTB, Dr. Muhammad Iqbal, didampingi istri, menambah kewibawaan acara tahunan ini.
Kilas Balik Sejarah: Dari Kesultanan Hingga Otonomi
Salah satu momen paling krusial dalam upacara tersebut adalah pembacaan sejarah singkat Kabupaten Sumbawa oleh Muhammad Anton. Narasi sejarah tersebut membawa hadirin kembali ke masa kepemimpinan Sultan Muhammad Kaharuddin III (1931-1950) hingga momen bersejarah integrasi ke NKRI pada 13 April 1950 yang ditandatangani oleh Abdul Majid Daeng Matutu.
Kabupaten Sumbawa secara resmi ditetapkan sebagai daerah otonom pada 22 Januari 1959. Sejak saat itu, tonggak kepemimpinan terus berganti, membawa visi pembangunan yang berkelanjutan:
Awal Pembentukan: Dipimpin oleh Sultan Muhammad Kaharuddin III sebagai Kepala Daerah Swatantra Tingkat II.
Era Modern: Melalui berbagai kepemimpinan seperti Drs. H. Jamaluddin Malik, H. M. Husni Djibril, hingga H. Mahmud Abdullah.
Kepemimpinan Saat Ini: Di bawah duet Ir. Haji Syarafuddin dan Drs. Haji Mohammad, Kabupaten Sumbawa mengusung visi untuk mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Sejarah panjang ini juga mencatat peran penting DPRD Kabupaten Sumbawa dalam mengawal otonomi daerah. Dari kepemimpinan awal hingga saat ini yang dijabat oleh Nanang Nasrudin, SAP., MM.Inov. (2024–sekarang), sinergi antara pemerintah dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan, termasuk momen pemekaran Kabupaten Sumbawa Barat pada tahun 2003.
Harapan untuk Masa Depan
Asisten I Sekda Sumbawa Jaya Kusuma S.Sos yang membacakan sejarah Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa Peringatan HUT ke-67 ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan jati diri "Tau Samawa". Sejarah Kabupaten Sumbawa adalah sejarah kesinambungan dan pengabdian. Di usia yang ke-67 ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melangkah maju dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan tetap memegang teguh nilai-nilai budaya lokal.(AM)
What's Your Reaction?