Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar

amramr
Feb 25, 2026 - 21:25
Feb 25, 2026 - 21:27
 0  41
Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar

Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 25 Februari 2026– Memasuki genap satu tahun masa pemerintahan pasangan Jarot–Ansori, Pemerintah Kabupaten Sumbawa membuktikan komitmennya dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui program unggulan "Penciptaan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri", Pemkab Sumbawa sukses mencetak tenaga kerja lokal yang kompetitif dan siap bersaing di dunia industri.

Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, sebanyak 122 tenaga kerja telah berhasil menyelesaikan pelatihan berbasis kompetensi dan resmi mengantongi sertifikat keahlian melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa.

Fokus pada 6 Bidang Keahlian Strategis

Program pelatihan ini dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pasar kerja modern dan industri alat berat yang menjadi sektor vital di Sumbawa. Berikut adalah rincian capaian lulusan per bidang keahlian Barista Sebanyak 32 orang, Alat Berat 16 orang, Boga 16 orang, Desain Grafis: 16 orang, Las 6G (High Pressure): 16 orang dan Kelistrikan 16 orang

Selain pelatihan teknis, Pemkab Sumbawa juga memfasilitasi program magang khusus bagi 10 lulusan SMK terpilih untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di berbagai mitra industri.

Dukungan Anggaran dan Revitalisasi BLK

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,08 miliar dari APBD. Dana tersebut dikucurkan untuk penguatan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa kini tengah melakukan revitalisasi BLK Sumbawa. Langkah ini mencakup pembaruan alat-alat praktikum dan penyelarasan kurikulum pelatihan agar sesuai dengan standar industri terkini.

Pemkab Sumbawa tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga aktif membangun jembatan dengan pihak swasta. Kerjasama dengan berbagai sektor industri dijalin untuk memastikan para lulusan BLK dapat langsung terserap ke lapangan kerja atau mampu membuka unit usaha mandiri.

"Program ini adalah bagian dari realisasi janji politik untuk mendorong daya saing tenaga kerja lokal. Kita ingin putra-putri Sumbawa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam pembangunan ekonomi daerah," tulis pernyataan resmi Pemkab Sumbawa.

Melalui keberhasilan program ini, Kabupaten Sumbawa optimis dapat menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan ekosistem tenaga kerja yang lebih mandiri dan profesional di masa depan.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow