Sasar Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Dapur MBG Samapuin Diresmikan Wabup H. Ansori
Sasar Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Dapur MBG Samapuin Diresmikan Wabup H. Ansori
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Samapuin oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs H. Mohamad Ansori, pada Kamis (8/1/2026).
Program Dapur MBG ini merupakan langkah strategis daerah dalam mendukung kebijakan nasional untuk menyediakan asupan nutrisi berkualitas bagi generasi muda dan kelompok rentan. Fasilitas ini diproyeksikan akan melayani ribuan siswa di tingkat sekolah dasar hingga menengah, serta ibu hamil di wilayah sekitar guna memastikan kecukupan gizi sejak masa janin.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori menyampaikan bahwa kehadiran Dapur MBG di Samapuin bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat Sumbawa.
"Hari ini kita memulai langkah nyata dari Samapuin. Dapur ini akan memastikan ribuan anak-anak kita mendapatkan makanan sehat dan layak. Sasaran kita tidak hanya siswa sekolah, tapi juga ibu hamil agar kita bisa memutus mata rantai stunting secara efektif dari hulu ke hilir," ujar Wabup Ansori.
Beliau juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan pemanfaatan komoditas lokal dalam operasional dapur tersebut. "Saya minta pengelola memastikan bahan bakunya segar dan berasal dari petani atau peternak lokal kita. Dengan begitu, ekonomi kerakyatan di sekitar Samapuin juga ikut bergerak," tambahnya.
Poin Utama Program Dapur MBG Samapuin.
Pertama : Target Sasaran adalah Ribuan siswa sekolah (SD-SMP) dan ibu hamil di zona Kelurahan Samapuin dan sekitarnya.
Kedua : Kualitas Nutrisi dengan Menu disusun berdasarkan standar kecukupan gizi nasional untuk menunjang kecerdasan siswa dan kesehatan janin.
Ketiga : Pemberdayaan Lokal yang Melibatkan tenaga kerja lokal dalam operasional dapur dan penyerapan hasil tani masyarakat lokal.
Keempat : Monitoring Pelaksanaan distribusi makanan akan dipantau secara berkala oleh dinas kesehatan dan instansi terkait untuk memastikan ketepatan sasaran.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung fasilitas dapur oleh Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari instansi pendidikan.
Wabup Ansori berharap model Dapur MBG ini dapat direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa untuk menciptakan cakupan layanan yang lebih luas.
"Kami ingin memastikan bahwa di masa depan, tidak ada lagi anak Sumbawa yang berangkat sekolah dengan perut kosong atau kurang gizi. Generasi emas harus kita siapkan dari sekarang," pungkasnya. (AM)
What's Your Reaction?