Politik "Santun" Pemotongan Anggaran Prabowo
Oleh Dr. Syahrul Salam
Politik "Santun" Pemotongan Anggaran Prabowo
Dahsyatttt. Super dahsyat. Ini situasi republik. Ada isu besar; pemotongan anggaran dan core tax policy.
Saat republik terkena situasi Corona, masih ada cahaya, enggak sampe anggaran dipotong 50 hingga 90 persen. Hari ini, Republik "ngegas", setidaknya tujuh item jenis belanjaan negara harus dipotong.
Agak lama melamun, ada apa ini? Apa betul negara krisis? Apa beban terbesar presiden prabowo hari ini?
Hari ini, industri konstruksi sedang bersiap tiarap, tukang, penyedia pasir, penyedia batu, industri besi baja, toko bangunan.
Industri pariwisata, apalagi. Seorang GM hotel di Bandung mulai bercerita, " kita sedang siapkan rencana PHK dan merumahkan karyawan" katanya lirih. Apalagi ini memasuki puasa, sempurna.
Belum selesai melamun, kawan ku berbisik, "bung, Pak Prabowo ini sopan, gak tegak aja ngomong, pemotongan anggaran sekrang untuk menutupi utang republik yang slama 10 tahun terakhir menggunung, setinggi Rinjani"
Oh walah, republik. Gumam ku. Belum selsai tentang pemotongan anggaran, dunia usaha, UKM tak kalah "kembung". Proyek 4 trilyun pemerintah di perpajakan dalam baju "core tax", menghajar smua. Ngeri-ngeri sedap. Interpretasi core tax dan penggunaan aplikasi, serasa mengkerangkeng nafas panjang untuk bangkit.
Langit Jakarta masih berkabut, serasa mengirim tanda, republik sedang berjuang dan bangkit. Semoga ada asa dan cerah kembali.
Sumber ; FB Syahrul Salam
What's Your Reaction?
