Pimpinan DPRD H.M.Berlian Rayes Bertemu Wamen PKP Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Infrastruktur di Sumbawa
Pimpinan DPRD H.M.Berlian Rayes Bertemu Wamen PKP Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Infrastruktur di Sumbawa
Jakarta.Amarmedia.co.id - Sebagai ikhtiar untuk mengawal pembangunan di Sumbawa. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov mengadakan pertemuan dan diskusi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) H.Fahri Hamzah SE. di Kantor Kementerian PKP Senin 13 Januari 2024.
Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa ES.Adi Nusantara S.Sos.MT dan Staf Ahli Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sumbawa dan awak media.
Dalam kesempatan tersebut membahas tindak lanjut pembangunan infrastruktur dan perumahan di Sumbawa serta komitmen untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat
Dikatakan oleh H. Berlian akrab disapa, bahwa hasil kunjungan lapangan ke Sumbawa pada bulan Desember 2024 lalu langsung dibahas bersama Bapak Fahri Hamzah. "Kolaborasi yang baik untuk memastikan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.Bersama Bapak Fahri Hamzah, Kami membahas langkah-langkah konkret untuk mewujudkan Sumbawa yang lebih maju. Kolaborasi dan sinergi adalah kuncinya.Salah satu yang telah ditinjau langsung oleh Wamen adalah penataan kawasan Pantai Jempol serta pengembangan perumahan,” ujar H. Berlian Rayes.
H. Berlian menyampaikan harapan besar kepada Kementerian PKP untuk terus mendukung pembangunan kawasan strategis di Sumbawa.
“Kami berharap program ini dapat mempercepat pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam penataan kawasan wisata dan penyediaan perumahan yang layak,” tambahnya
Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa ES Adi Nusantara menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut dirinya mendiskusikan terkait usulan Proyek Strategis Nasional Pangan Akuatik ke Bappenas agar diendorse oleh Wamen PKP juga dan penataan Kawasan Kerajaan Sumbawa yang meliputi Istana Dalam Loka, Balaputi, Bala kuning dan Bala Datu Ranga. "Hal ini adalah hasil pertemuan yang difasilitasi oleh Pak Fahri Hamzah dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon beberapa waktu yang lalu" ujarnya singkat.
Atas pertemuan tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat diantaranya Dr.A.Rachman Alamudy SH.M.Si, .
"Masya Allah luar biasa dalam rangka pemantapan program jalur infra struktur yang akan menyemangati kehidupan rakyat banyak, Salam Ta'zim dari kami di Sumbawa, sukses selalu, Aamin Yarabbal alamin" ujarnya.
Kunjungan Kerja Wamen PKP ke SumbawaW
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Republik Indonesia, H. Fahri Hamzah, SE., telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa pada Senin (23-12-2024) lalu, disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr Budi Prasetyo, M.AP, para Asisten Setda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah Kepala OPD terkait.
Adapun kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau progres dan perencanaan pembangunan serta penataan kawasan permukiman di Kabupaten Sumbawa. Dalam kesempatan itu Wamen PKP RI menekankan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas permukiman dan rumah layak huni, seraya tetap menjaga kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah.
Pemerintah Daerah melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmaji, memaparkan sejumlah usulan pembangunan, termasuk rencana perbaikan rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data, terdapat lebih dari 47 ribu rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumbawa, dengan usulan perbaikan sebanyak 2.958 rumah yang tersebar di 84 desa di 23 kecamatan.
Selain itu, Lalu Suharmaji juga menyampaikan rencana penataan beberapa kawasan wisata unggulan, seperti Pantai Jempol, Pantai Saliper Ate, dan Pantai Gelora, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di sekitarnya.
Menanggapi paparan tersebut, Wamen PKP RI memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia berharap, dalam perbaikan rumah tidak layak huni, ciri khas rumah panggung tradisional Sumbawa tetap dipertahankan, sebagai bagian dari upaya melestarikan identitas budaya lokal. (AM)
What's Your Reaction?
