Pembenahan Sarana Kesehatan di Sumbawa Didanai DAK Rp.25 Miliar Ditender

May 28, 2024 - 17:42
May 28, 2024 - 17:56
 0  103
Pembenahan Sarana Kesehatan di Sumbawa Didanai DAK Rp.25 Miliar Ditender
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Junaedi S.SI M.Si APt

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp25 miliar dari pemerintah pusat untuk meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Sumbawa. Proyek pembenahan ini tengah memasuki tahap tender dan diharapkan dapat dimulai pada 1 Juli 2024. Upaya Pemda untuk mendapatkan anggaran untuk kelanjutan Pembangunan RSUD Sumbawa di Sering  juga terus dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi M.Si., Apt., Senin (27/5/2024) menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek, antara lain Penambahan ruang rawat kelas 3, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), dan genset di RSUD Sumbawa, Pembangunan laboratorium kesehatan di RSUD Sumbawa di kawasan Sering.Rehabilitasi berat 11 unit Puskesmas Pembantu (Pustu) di berbagai kecamatan.

"Bantuan itu juga digunakan untuk rehabilitasi berat 11 unit Pustu di Kabupaten Sumbawa Yani Pustu Batu Rotok, Tangkam Pulit, Bao Desa Kecamatan Batu Lanteh, Desa Emang Lestari dan Jamu Kecamatan Lunyuk, Desa Songkar Moyo Utara, Desa Jotang Beru dan Ongko Kecamatan Empang serta Pustu Desa mata, Labuan Bontong dan Labuan Jambu Kecamatan Tarano", urainya.

Kemudian lanjutnya, anggaran DAK juga untuk Pembangunan sistem panel surya (solar cell) untuk Puskesmas di daerah terpencil, seperti Kecamatan Orong Telu, Kecamatan Ropang, dan Kecamatan Labuhan Badas.

Disamping itu juga untuk Pengadaan 1 unit mobil ambulans untuk Puskesmas Lenangguar senilai Rp800 juta.

Dikatakannya, proses tender proyek-proyek tersebut sedang dilakukan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Sumbawa. Junaedi berharap pembangunan fisik dapat segera dimulai paling tidak 1 Juli 2024 agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.

Selain itu, Junaedi bersama Direktur RSUD Sumbawa akan menghadiri rapat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan pada 6-7 Juni 2024 di Bogor. Rapat tersebut akan membahas rencana pembangunan lanjutan dan relokasi RSUD Sumbawa di Sering pada tahun anggaran 2025 mendatang.

Dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana kesehatan ini, diharapkan masyarakat Sumbawa dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas sekaligus ikhtiar memenuhi janji yang disampaikan  kepala Daerah  melalui program unggulannya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow