Mero Manto Film Samawa" Sukses Guncang Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Identitas dan Jembatani Keberagaman Budaya Sumbawa

amramr
Jun 10, 2025 - 15:03
 0  43
Mero Manto Film Samawa" Sukses Guncang Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Identitas dan Jembatani Keberagaman Budaya Sumbawa

Mero Manto Film Samawa" Sukses Guncang Pulau Bungin: Film Lokal Perkuat Identitas dan Jembatani Keberagaman Budaya Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  Kegiatan pemutaran film dan diskusi budaya bertajuk Mero Manto Film Samawa" sukses besar digelar pada Minggu, 8 Juni 2025, di Lapangan Desa Pulau Bungin. Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, ini menjadi ruang temu yang memadukan sinema, diskusi budaya, dan pertunjukan seni, dengan misi utama merawat warisan dan memperkuat identitas masyarakat setempat.

"Mero Manto" di titik kelima, Desa Pulau Bungin, mengajak penonton menelusuri nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang sarat makna. Terutama dengan diputarnya film fiksi "Menari Seirama Ombak"karya sutradara Anton Susilo. Film ini menjadi istimewa karena ide cerita dan seluruh lokasi pembuatannya berada di Pulau Bungin, mencerminkan kolaborasi erat dengan masyarakat lokal.

Diskusi budaya yang dimoderatori oleh Dr. Rusdianto AR, M.Pd, menjadi ruang refleksi yang hidup, mempertemukan berbagai pandangan dalam menjaga dan memaknai kebudayaan di era modern. Semarak acara kian terasa dengan pertunjukan seni budaya memukau dari Sanggar Seni Mutiara Bungin, bukti nyata bahwa warisan budaya daerah masih sangat hidup dan relevan.

Sekitar 450 penonton yang hadir, mulai dari legislator Dapil 5 HM..Berlian Rayes SAg.M.M.Inov. H Andi Mappeleppui, Marliaten, Sri Wahyuni, Muhammad Tahir SH, Camat Alas, Kepala Desa Kalimango, Kepala Desa Pulau Bungin, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga umum, menunjukkan antusiasme tinggi. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa. Tokoh yang dikenal peduli kebudayaan ini menilai "Mero Manto" sebagai langkah positif dalam menghidupkan kembali tradisi dan identitas budaya lokal.

"Kegiatan Mero Manto adalah langkah positif dalam menghidupkan kembali tradisi dan identitas budaya lokal," ujar Waka I Berlian. Beliau berharap, di titik berikutnya, "Mero Manto" bisa lebih meriah dan relevan dengan tema-tema yang lebih mendalam ujar Haji Berlian.

Lebih dari sekadar hiburan, "Mero Manto" menjadi momentum penting untuk menguatkan identitas masyarakat Sumbawa, membangun rasa bangga dan cinta tanah kelahiran, sekaligus menjadi sarana pendidikan dan pembentukan karakter bagi generasi muda. Melalui sinema sebagai media edukasi, kegiatan ini mendorong anak-anak muda Sumbawa untuk meneladani nilai-nilai luhur budaya leluhur dan menjadikannya landasan dalam membangun karakter bangsa yang kokoh.

Sejalan dengan semangat ini, "Mero Manto" diharapkan mampu berkembang menjadi ruang kreatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai edukasi yang mendalam dan relevan. Ruang ini akan terus menelusuri dan mengangkat berbagai aspek budaya yang ada di seluruh Sumbawa, menjadi wahana untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa.

Sebagai tindak lanjut dan penguatan misi tersebut, titik berikutnya "Mero Manto" direncanakan hadir di Lapangan/Taman Sanggaria, Kecamatan Utan. Titik ini mencakup wilayah tiga kecamatan yaitu Buer, Rhee, dan Kecamatan Utan itu sendiri. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow