Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes Apresiasi "Mero Manto Film Samawa": Sinema Sebagai Pilar Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal

amramr
Jun 10, 2025 - 15:21
 0  39
Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes Apresiasi "Mero Manto Film Samawa": Sinema Sebagai Pilar Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal

Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes Apresiasi "Mero Manto Film Samawa": Sinema Sebagai Pilar Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Kegiatan pemutaran film dan diskusi budaya bertajuk "Mero Manto Film Samawa"yang sukses besar digelar pada Minggu, 8 Juni 2025, di Lapangan Desa Pulau Bungin, mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, ini dipandang sebagai implementasi misi edukasi lewat sinema yang efektif dalam merawat warisan dan memperkuat identitas masyarakat setempat.

"Mero Manto" di titik kelima, Desa Pulau Bungin, sukses mengajak sekitar 450 penonton yang hadir, termasuk legislator Dapil 4, Camat Alas, Kepala Desa Kalimango, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga umum. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap inisiatif yang memadukan sinema, diskusi budaya, dan pertunjukan seni.

Menari Seirama Ombak": Karya Lokal yang Menginspirasi

Salah satu daya tarik utama acara ini adalah pemutaran film fiksi "Menari Seirama Ombak" karya sutradara Anton Susilo. Film ini memiliki nilai istimewa karena ide cerita dan seluruh lokasi pembuatannya berada di Pulau Bungin, mencerminkan kolaborasi erat dengan masyarakat lokal dan mengangkat kearifan setempat.

Diskusi budaya yang dimoderatori oleh Dr. Rusdianto AR, M.Pd, menjadi ruang refleksi yang hidup, mempertemukan berbagai pandangan dalam menjaga dan memaknai kebudayaan di era modern. Semarak acara kian terasa dengan pertunjukan seni budaya memukau dari Sanggar Seni Mutiara Bungin, yang menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya daerah masih sangat hidup dan relevan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua I Berlian menegaskan bahwa "Mero Manto" adalah langkah positif dalam menghidupkan kembali tradisi dan identitas budaya lokal. "Kegiatan Mero Manto adalah langkah positif dalam menghidupkan kembali tradisi dan identitas budaya lokal," ujarnya. Beliau berharap, di titik berikutnya, "Mero Manto" bisa lebih meriah dan relevan dengan tema-tema yang lebih mendalam.

Kemudian lanjutnya, lebih dari sekadar hiburan, "Mero Manto" menjadi momentum penting untuk menguatkan identitas masyarakat Sumbawa, membangun rasa bangga dan cinta tanah kelahiran, sekaligus menjadi sarana pendidikan dan pembentukan karakter bagi generasi muda. Melalui sinema sebagai media edukasi, kegiatan ini mendorong anak-anak muda Sumbawa untuk meneladani nilai-nilai luhur budaya leluhur dan menjadikannya landasan dalam membangun karakter bangsa yang kokoh.

Menuju Sanggaria: Merangkul Keberagaman Etnis di Tana Samawa

Sejalan dengan semangat ini, "Mero Manto" diharapkan mampu berkembang menjadi ruang kreatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai edukasi yang mendalam dan relevan. Ruang ini akan terus menelusuri dan mengangkat berbagai aspek budaya yang ada di seluruh Sumbawa, menjadi wahana untuk memperkuat identitas dan karakter bangsa.

Sebagai tindak lanjut dan penguatan misi tersebut, titik berikutnya "Mero Manto" direncanakan hadir di Lapangan/Taman Sanggaria, Kecamatan Utan. Lokasi ini dipilih karena mencakup wilayah tiga kecamatan yaitu Buer, Rhee, dan Kecamatan Utan itu sendiri.

Wakil Ketua I Berlian berharap Komunitas Sumbawa Cinema Society (SCS) yang dimotori oleh Anton Susilo dapat menyesuaikan tema dengan konteks keberagaman budaya di tiga kecamatan tersebut. "Mengingat di tiga kecamatan tersebut terdapat banyak etnis atau suku yang mendiami seperti Tau Samawa sendiri, etnis Sasak, etnis Bali, etnis Mbojo, etnis Bugis, dan etnis Jawa sebagai bukti keberagaman di Tana Samawa," ujar  Waka I Haji  Berlian. Ia berharap, SCS dapat menggali kearifan lokal yang unik dan semakin memperkaya ruang dialog budaya yang inklusif dan mendalam, sehingga semangat pelestarian budaya dapat terus berkembang di hati masyarakat Sumbawa. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow