Ida Rahayu Angkat Bicara Tentang Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Minta Pangkalan Dahulukan Warga Kurang Mampu

amramr
Oct 9, 2024 - 12:19
 0  45
Ida Rahayu Angkat Bicara Tentang Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Minta Pangkalan Dahulukan Warga Kurang Mampu
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ida Rahayu SAP

Ida Rahayu Angkat Bicara Tentang Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Minta Pangkalan Dahulukan Warga Kurang Mampu

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PAN Ida Rahayu SAP., mengidentifikasi dua masalah utama terkait kelangkaan gas LPG 3 kg (bersubsidi _red) Menurutnya diduga ada ketidakkonsistenan Pangkalan LPG dalam penjualan yang semestinya dijual kepada masyarakat yang kurang mampu atau miskin. 

"Kalau di sidak,mereka menjual sesuai aturan. Namun faktanya di lapangan mereka menjual kepada yang tidak berhak membeli seperti orang - orang mampu dan kaya yang membeli secara borongan. Seharusnya mereka menjual gas LPG subsidi ini dengan memprioritaskan warga masyarakat miskin " tegasnya di Sumbawa Rabu 9 Oktober 2024.

Hal kedua ucapnya adalah pengecer yang memanfaatkan situasi. "Pengecer bisa jadi memanfaatkan kelangkaan gas LPG 3 kg dengan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi jauh diatas HET" imbuhnya.

Dikatakannya bahwa praktik penjualan gas 3 kg kepada konsumen yang tidak berhak sebagai penyebab langka dan mahalnya gas Subsidi bagi masyarakat miskin. Dirinya menghimbau kepada Pemerintah Daerah dengan Tim pengawasnya untuk memperketat pengawasan dan memberikan efek jera bagi pangkalan yang nakal. "Kasihan warga masyarakat miskin kemana - mana menenteng tabung Gas LPG 3 kg kosong mencari namun tidak dapat" ungkapnya.

Subsidi gas 3 kg seharusnya tepat sasaran, yaitu kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dari masyarakat kurang mampu oleh karena itu penting peran agen dan pengecer menegakkan aturan.

"Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya komprehensif dari berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat. Solusi yang tepat harus berfokus pada peningkatan pengawasan, penegakan hukum, dan perbaikan sistem distribusi" pungkasnya. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow