Fraksi Golkar Kritik Penurunan Target Anggaran, Minta Pemda Sumbawa Gunakan Pendekatan Riset dalam Susun APBD
Fraksi Golkar Kritik Penurunan Target Anggaran, Minta Pemda Sumbawa Gunakan Pendekatan Riset dalam Susun APBD
Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 25 September 2025– Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PAPBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam sidang paripurna, yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD H.M.Berlian rayes.
Melalui juru bicaranya Syukri HS AMa l, Fraksi Golkar menyoroti penurunan target pendapatan daerah yang signifikan, yang dinilai sebagai indikasi kelemahan perencanaan awal.
Sorotan Kritis: Perencanaan Pendapatan dan Pemangkasan Modal
Fraksi Golkar mencatat bahwa target Pendapatan Daerah setelah perubahan mengalami penurunan sebesar Rp111,5 miliar atau 4,54%. Penurunan ini, menurut Fraksi Golkar, memunculkan pertanyaan kritis:
Basis Metodologi Target Awal Fraksi Golkar mempertanyakan apakah penetapan target pendapatan awal 2025 telah menggunakan evidence-based forecasting atau hanya berbasis realisasi tahun sebelumnya. Mereka menilai perencanaan seharusnya menggunakan pendekatan konservatif realistik, bukan optimistik-irasional yang berujung pada koreksi besar.
Terhadap penurunan belanja modal, Fraksi Golkar memberi perhatian serius terhadap pemangkasan Belanja Modal sebesar Rp73,5 miliar (-31,51%). Pemangkasan ini dikhawatirkan akan menghambat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama program-program pelayanan dasar.
Demikian pula atas lonjakan SiLPA, Peningkatan signifikan pada Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp88,4 miliar dari SiLPA tahun sebelumnya dinilai menunjukkan adanya kelemahan dalam perencanaan dan penyerapan anggaran tahun lalu. Fraksi Golkar meminta agar pengelolaan anggaran lebih disiplin agar dana APBD termanfaatkan optimal pada tahun berjalan.
Fraksi Golkar memberikan masukan konstruktif untuk mengatasi masalah struktural dalam perencanaan pendapatan daerah diantaranya
Pertama : Fraksi Golkar menyarankan Pemerintah Daerah melibatkan perguruan tinggi dan lembaga riset lokal dalam proses penyusunan target pendapatan daerah. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan kajian teknokratik yang kuat, sehingga penetapan target lebih akurat dan realistis.
Kedua : Fraksi Golkar mendorong agar strategi diversifikasi sumber PAD terus diperkuat, terutama melalui sektor pariwisata, pertanian, dan optimalisasi BUMD
Ketiga : Fraksi Golkar mendesak agar R-PAPBD memprioritaskan perbaikan jalan yang krusial, termasuk Jalan Lantung-Ropang, perbaikan jalan di wilayah Labuhan Kuris Kecamatan Lape, dan perbaikan Jembatan Desa Pungkit Kecamatan Lopok.
Dengan seluruh catatan kritis tersebut, Fraksi Partai Golkar menyatakan mendukung pembahasan R-PAPBD Tahun Anggaran 2025 ke tingkat selanjutnya, dengan harapan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat meningkatkan pengendalian internal dan mewujudkan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
adalah. Anggota Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kabupaten Sumbawa H. M Berlian Rayes S.Ag., M. M Inov. Penasehat, Ademudhita Noorsamsu, S.AP. Ketua, Hasanuddin HMS. Wakil Ketua, Gahtan Hanu Cakita. Sekretaris, Muhammad Zain, S.P. Bendahara Syukri, HS. A.Ma. anggota (AM)
What's Your Reaction?