Gema Ramadan di Masjid Jami’ Annur Samapuin: Ustadz Salim Paparkan 4 Golongan Manusia yang Dirindukan Surga
Gema Ramadan di Masjid Jami’ Annur Samapuin: Ustadz Salim Paparkan 4 Golongan Manusia yang Dirindukan Surga
Sumbawa. Samapuin.Amarmedia.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Jami’ Annur, Kelurahan Samapuin, pada Minggu malam (1/3/2026). Ratusan jamaah berkumpul memadati ruang utama masjid untuk melaksanakan rangkaian ibadah mulai dari salat Isya berjamaah, salat Tarawih, hingga dilanjutkan dengan tadarus Al-Quran bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Salim hadir memberikan ceramah agama (kultum) yang menggugah semangat spiritual para jamaah. Ia menekankan bahwa kehadiran jamaah di rumah Allah merupakan bukti nyata ketaatan seorang hamba kepada penciptanya.
Membuka ceramahnya, Ustadz Salim mengingatkan kembali mengenai tujuan utama manusia diciptakan di muka bumi. Mengutip ayat suci Al-Quran, ia menjelaskan bahwa tidaklah jin dan manusia diciptakan melainkan untuk beribadah dan menghamba kepada Allah SWT.
"Apa yang kita lakukan malam ini, mulai dari langkah kaki menuju masjid hingga ketaatan kita dalam salat dan tadarus, adalah bukti nyata bahwa kita sedang menjalankan misi penciptaan kita, yaitu mengabdi kepada Allah," tuturnya di hadapan para jamaah.
4 Golongan yang Dirindukan Surga
Inti dari pesan yang disampaikan merujuk pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi mengenai empat golongan manusia yang sangat dirindukan oleh surga. Keempat golongan tersebut adalah:
الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ
Artinya : Empat Golongan Dirindukan Surga: Taliil Qur'an (تَالِى الْقُرْانِ): Orang yang gemar membaca dan mentadabburi Al-Qur'an. Haafidzii Lisan (وَحَافِظِ اللِّسَانِ): Orang yang menjaga lidahnya dari perkataan kotor, gibah, atau mencaci. Mut'imul Jii'aan (وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ): Orang yang memberi makan orang yang kelaparan. Shooimiina fi Syahri Ramadhan (وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ): Orang yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman.
Dijelaskan nya bahwa pertama : . Taalil Quran (Pembaca Al-Quran) adalah Orang yang gemar membaca, mendalami, dan menghafal Al-Quran. Ustadz Salim menekankan agar Al-Quran tidak hanya dijadikan pajangan di atas lemari, tetapi harus dibaca dan diamalkan. Ia juga mengapresiasi banyaknya penghafal Al-Quran di lingkungan Samapuin sebagai bentuk kecintaan terhadap kalam Illahi.
Kedua : Hafidzhul Lisan (Penjaga Lisan): Orang yang selalu menjaga perkataannya dari hal-hal yang tidak bermanfaat atau menyakiti orang lain. Di bulan Ramadan ini, menjaga lisan merupakan ujian sekaligus tempat menempa diri agar senantiasa berzikir kepada Allah.
Ketiga lanjutnya Muth’imul Jii’an (Pemberi Makan Orang Lapar): Mereka yang memiliki kepedulian sosial dengan bersedekah, terutama memberi makan kepada orang yang membutuhkan atau berbagi takjil berbuka puasa.
Dan keempat : Shoimiina fii Syahri Ramadan (Orang yang Berpuasa): Orang-orang yang dengan ikhlas menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
"Allah telah menyiapkan pintu khusus di surga yang bernama Ar-Rayyan. Pintu ini dikhususkan bagi orang-orang yang berpuasa. Semua yang melaksanakan puasa dengan benar akan dipanggil untuk masuk melalui pintu tersebut," jelas Ustadz Salim.
Menutup ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan tahun ini dengan maksimal agar termasuk dalam salah satu golongan yang dirindukan oleh surga tersebut. (AM)
What's Your Reaction?
