Wujudkan "Sumbawa Unggul, Maju, Sejahtera": Bupati dan DPRD Bersinergi Susun RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

amramr
Jun 10, 2025 - 19:03
 0  61
Wujudkan "Sumbawa Unggul, Maju, Sejahtera": Bupati dan DPRD Bersinergi Susun RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

Wujudkan "Sumbawa Unggul, Maju, Sejahtera": Bupati dan DPRD Bersinergi Susun RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  – Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini secara serentak menguatkan komitmennya dalam menyusun arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Bertempat di Aula Hotel La Grande, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini juga diwarnai dengan pemaparan pokok-pokok pikiran DPRD oleh Ketua DPRD Sumbawa.

Acara strategis ini dihadiri oleh jajaran penting seperti Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Pemkab Sumbawa, OPD terkait, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat. Turut hadir juga Direktur PKTHA Kemenhut RI Julmansyah S.Hut.MAP, Wakil Ketua DPRD HM.Berlian Rayes SAg.M.MInov, Gitta Liesbano SH MKn, Zulfikar Demitry SH MH, Anggota DPRD Provinsi NTB H A Saat Abdullah ST, serta Kepala Bappeda Provinsi NTB.

Bupati Jarot: Lima Misi Utama Wujudkan Sumbawa Unggul

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa H.Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Musrenbang ini merupakan upaya fundamental untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa: "Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera." Visi tersebut akan diimplementasikan melalui lima misi utama, yaitu: Unggul Sumber Daya Alam, Unggul Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya, Unggul Pemerintahan dan Birokrasi, Mewujudkan Perekonomian Maju dan Masyarakat yang Sejahtera.

Bupati menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mewujudkan visi dan misi tersebut. Ia mencontohkan langkah nyata pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas SDM dan kesehatan melalui program beasiswa kedokteran dan farmasi bekerja sama dengan Universitas Mataram. Selain itu, untuk menciptakan pemerintahan dan birokrasi yang unggul, Pemkab Sumbawa tengah mempercepat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan digitalisasi pelayanan publik.

Lebih lanjut, Bupati  Haji Jarot menyoroti sektor pertanian, perikanan, peternakan, perindustrian, dan pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian Sumbawa. Oleh karena itu, hilirisasi dan industrialisasi dianggap krusial untuk menciptakan ekonomi yang inklusif. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 12,87% (2024) menjadi 7,87% (2029), pengurangan angka pengangguran terbuka dari 2,67% menjadi di bawah 2%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 77,01 poin pada tahun 2029.

DPRD Sumbawa Paparkan Pokir: Suarakan Aspirasi Rakyat dari Bawah

Sejalan dengan agenda tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., memaparkan pokok-pokok pikiran DPRD sebagai representasi aspirasi masyarakat. Ia menekankan fungsi DPRD dalam pembentukan Perda, budgeting, dan pengawasan, serta kewajiban anggota dewan untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen.

"Bayangkan DPRD sebagai wakil rakyat yang dipilih untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat. Kami hadir untuk menyusun kebijakan yang mencerminkan aspirasi rakyat, bekerja bersama kepala daerah demi kemajuan Sumbawa,” ujar Nanang Nasiruddin.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang ini adalah momentum penting untuk meningkatkan akselerasi pembangunan daerah, dan bahwa penyusunan RKPD memiliki kedudukan strategis untuk mewujudkan sinergitas perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan.

Menurut Ketua DPRD, pendekatan pembangunan di Sumbawa tidak hanya top-down planning, melainkan juga mengakomodir pendapat, saran, masukan, dan pemikiran positif dari bawah atau yang dikenal dengan bottom-up planning. Oleh karena itu, ia menginstruksikan Bupati, TAPD, dan OPD untuk lebih intensif berkoordinasi dalam membangun perencanaan yang sinergis, memiliki daya ungkit, serta indikator yang jelas dan terukur.

DPRD Sumbawa menyoroti beberapa usulan skala prioritas pembangunan daerah yang menjadi pokok pikiran, terbagi dalam bidang Fisik Sarana dan Prasarana (seperti perbaikan turap/talud, jaringan PDAM, jalan lingkungan, masjid, TPA, dan infrastruktur wisata), Ekonomi (pengadaan alat pertanian/perikanan, bibit ternak, bantuan modal usaha, dan dukungan UMKM), serta Pendidikan, Sosial Budaya, dan Kesehatan (pemberdayaan pemuda/perempuan, beasiswa, insentif guru honorer, laboratorium komputer, renovasi cagar budaya, hingga penambahan alat kesehatan Puskesmas).

"Semoga melalui forum-forum Musrenbang ini, kualitas perencanaan dapat terwujud lebih baik, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Tana Samawa," pungkas Nanang Nasiruddin, menutup pemaparan yang diharapkan menjadi landasan kuat bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa di masa mendatang. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow