Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Sekda Sumbawa: Diskusi Tak Cukup di Rapat, Harus Sampai ke Lapangan
Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Sekda Sumbawa: Diskusi Tak Cukup di Rapat, Harus Sampai ke Lapangan
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id. — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah serius untuk mewujudkan visi daerah sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Hal ini ditandai dengan pembahasan Rancangan Awal Peraturan Daerah (Raperda) KLA, yang dibuka oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Junaedi, S.Si.A.Pt., M.Si, di kantor bupati.
Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP yang menekankan pentingnya pendekatan yang proaktif dan berorientasi pada aksi nyata di lapangan.
"Isu-isu seperti stunting, kekerasan pada anak, maupun pernikahan dini sebisa mungkin tidak hanya didiskusikan di meja rapat, tetapi juga di lapangan," ujar Sekda Budi (9/9/2025)
Pernyataan ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri dan masukan dari Komisi IV DPRD. Sekda Budi menegaskan bahwa untuk menciptakan generasi unggul, pendekatan yang dilakukan pemerintah harus lebih sering turun langsung ke masyarakat.
Kepala DP2KBP3A, Junaedi, S.Si.A.Pt., M.Si, menambahkan bahwa mewujudkan KLA membutuhkan komitmen dan sumber daya yang terintegrasi. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari tim dan gugus tugas KLA, hingga OPD terkait.
Menurutnya, menjaga hak dan kesehatan anak adalah kunci untuk menghadapi bonus demografi "Jangan sampai kita menang dalam segi jumlah, tetapi kalah dari segi kualitas," tegasnya. Hal ini menegaskan bahwa fokus pemerintah bukan hanya pada angka, tetapi pada kualitas generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa.
Dengan adanya pembahasan raperda KLA ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusan dalam memberikan perlindungan dan jaminan hak anak, sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang mereka.(AM)
What's Your Reaction?
