Wamendiktisaintek Tinjau Kesiapan Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Rakyat di Sumbawa
Wamendiktisaintek Tinjau Kesiapan Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Rakyat di Sumbawa
Sumbawa Amarmedia.co.id– Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa pada Jumat (9/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru di Desa Kerekeh serta memantau efektivitas Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sumbawa.
Dalam peninjauan ini, Prof. Stella didampingi langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, Sekretaris Daerah, Dr Budi Prasetyo serta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait.
Potensi Strategis Sekolah Garuda Baru
Prof. Stella Christie memberikan apresiasi tinggi terhadap pemilihan lokasi di Desa Kerekeh. Ia menilai lanskap geografis Sumbawa sangat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.
"Kedua lokasi yang saya kunjungi sangat indah pemandangannya dan berpotensi untuk dibangun dengan baik. Kami akan mencermati dengan seksama untuk memberikan masukan kepada Bapak Menteri dan Bapak Presiden sebelum keputusan final diambil," ujar Prof. Stella.
Pembangunan Sekolah Garuda Baru ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang ditujukan bagi putra-putri terbaik bangsa agar mendapatkan akses pendidikan bertaraf internasional.
Selain meninjau calon lokasi sekolah baru, Wamendiktisaintek juga mengunjungi Sekolah Rakyat untuk berinteraksi dengan para siswa. Sebagai pakar neurosains, Prof. Stella menyoroti pentingnya metode pembelajaran berbasis permainan (learning through play) yang ia temukan di lapangan.
"Bermain sambil belajar sangat penting untuk perkembangan kognitif dan otak anak-anak. Saya sangat senang melihat praktik ini sudah berjalan di Sumbawa," ungkapnya.
Dirinya juga memuji integrasi teknologi melalui penggunaan smart board dan digital board. Namun, Prof. Stella memberikan catatan penting agar guru tetap mengedepankan pembelajaran aktif. Ia menyarankan agar penggunaan video pembelajaran dibarengi dengan diskusi dua arah agar siswa tidak hanya menjadi penonton pasif.
Mendukung Visi Digitalisasi Presiden
Kunjungan ini mempertegas komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan kualitas pendidikan melalui digitalisasi. Prof. Stella menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat difokuskan untuk membantu masyarakat pada kelompok ekonomi desil 1 dan 2 agar mendapatkan bahan ajar terbaik.
“Visi Bapak Presiden adalah memastikan digitalisasi sekolah menjangkau seluruh pelosok. Dengan smart board, standar materi terbaik bisa tersedia bagi semua anak Indonesia, sementara Sekolah Garuda akan menjadi kawah candradimuka bagi talenta unggul bangsa,” pungkasnya.(AM)
What's Your Reaction?
