Waka I DPRD Sumbawa Berlian Rayes Desak Solusi Kelangkaan LPG 3 Kg: "Sandingkan Data, Jemput Kuota ke Pusat!"
Waka I DPRD Sumbawa Berlian Rayes Desak Solusi Kelangkaan LPG 3 Kg: "Sandingkan Data, Jemput Kuota ke Pusat!"
Mataram.Amarmedia.co.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, HM. Berlian Rayes, memimpin pertemuan strategis antara Komisi II DPRD dengan Dinas ESDM Pemerintah Daerah Provinsi NTB dan Hiswana Migas NTB, guna menyikapi persoalan klasik yang kian meresahkan masyarakat yakni kelangkaan gas LPG 3 kg.
Dalam sambutannya, HM. Berlian Rayes menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas terkait atas sinergi yang dibangun. Namun, ia menekankan bahwa pertemuan ini sangat krusial sebagai tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya guna mencari akar masalah di lapangan.
Haji Berlian mengungkapkan bahwa DPRD kerap menerima aspirasi bahkan demonstrasi dari masyarakat, terutama kaum ibu, yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas subsidi.
"Kami ingin menyandingkan data terlebih dahulu. Apakah ini murni karena kekurangan kuota atau karena distribusinya yang tidak tepat sasaran? Ini yang harus kita bedah bersama BPS dan Pemda," tegas Berlian.
Ia juga menyoroti kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan datang, menekankan bahwa operasional program tersebut tidak diperbolehkan menggunakan LPG 3 kg agar tidak semakin membebani jatah masyarakat miskin.
Salah satu poin krusial yang diangkat adalah ketimpangan kuota. Berlian membandingkan kondisi Sumbawa dengan Kota Mataram.
"Sumbawa memiliki wilayah yang lebih luas, jumlah penduduk yang lebih banyak, dan angka masyarakat miskin yang juga lebih besar dibandingkan Mataram. Namun, mengapa kuota kita justru lebih kecil? Ini menjadi pertanyaan besar yang harus diperjuangkan ke pusat," pungkasnya.
Mengingat adanya potensi lonjakan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, DPRD meminta pemerintah daerah provinsi NTB segera mengambil langkah konkret. Berlian berkaca pada pengalaman masa kepemimpinan Bupati terdahulu, Haji Mo, yang berhasil menambah kuota setelah melakukan kunjungan dan lobi langsung ke pemerintah pusat.
"Kita harus bersikap tegas dan segera bergerak ke pusat. Masyarakat menunggu solusi, bukan sekadar penjelasan teknis," tambahnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Sumbawa lintas fraksi, di antaranya I Nyoman (Ketua Komisi II - PDI-P), Muhammad Tahir SH (Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Gerindra), H Zohran SH (Sekretaris Komisi II dari Fraksi NasDem) Ridwan SP.MSi, Fraksi PKB) Ida Rahayu SAP (Fraksi PAN), Muhammad Zain SIP (Fraksi Golkar), H.Andi Mappelepui (Fraksi PKS), Ahmad Nawawi (Fraksi PPP), Kaharuddin Z (Fraksi Gelora), Juliansyah SE ( Fraksi Demokrat) dan Addle Mudhita Noorsamsu SIP (Fraksi Golkar)
Menutup sambutannya, HM. Berlian Rayes berharap pertemuan ini membawa berkah dan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. "Semoga apa yang kita ikhtiarkan hari ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT," tutupnya. (AM)
What's Your Reaction?
