Wabup Sumbawa Tekankan Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel

amramr
Apr 24, 2025 - 17:37
 0  60
Wabup Sumbawa Tekankan Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel

Wabup Sumbawa Tekankan Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H.Mohamad Ansori, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang baik, transparan, dan akuntabel dalam sambutannya saat membuka workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa Kabupaten Sumbawa, Kamis (24/4/2025). Acara yang berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Komite 4 DPD RI, Kementerian Keuangan, Kejaksaan Negeri Sumbawa, BPKP Nusa Tenggara Barat, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua BPD se-Kabupaten Sumbawa, serta peserta workshop.

Ketua panitia, Mas Agus Sutaryat, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan keuangan desa

"Dengan Workshop ini diharapkan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dan desa dalam mengelola keuangan, mendorong tata kelola pemerintahan dan keuangan desa yang lebih baik, serta mengakselerasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa" ujarAgus yang juga koordinator pengawasan kelompok jabatan fungsional auditor bidang akuntabilitas pemerintah daerah

Wakil Bupati H.. Ansori menyampaikan apresiasinya kepada BPKP Perwakilan NTB dan Dinas PMD Kabupaten Sumbawa atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Beliau menyoroti alokasi dana transfer ke 157 desa di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 yang mencapai Rp 320,51 miliar, terdiri dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 150,77 miliar, BHPRD Rp 20,89 miliar, dan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 148,83 miliar.

"Anggaran sebesar ini tentu menuntut kita semua, khususnya para kepala desa, untuk melaksanakan pengelolaan APBD secara baik, transparan, terukur, serta akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya mengingatkan bahwa segala bentuk penyimpangan dapat berkonsekuensi hukum yang serius," tegas Wabup H. Ansori.

Lebih lanjut, Wabup H. Ansori juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah mendorong percepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal dan meminta para kepala desa serta BPD untuk segera melakukan fasilitasi dan persiapan.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap workshop ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para kepala desa mengenai mekanisme pengelolaan keuangan desa, termasuk penyusunan, penyaluran, pertanggungjawaban, dan pengawasan dana desa. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan dengan BPKP, Kementerian Keuangan, dan Kejaksaan dalam pembinaan dan pendampingan pengelolaan keuangan desa.(AM

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow