Transformasi Mustahiq Menjadi Muzakki: Baznas Sumbawa & BMT Insan Samawa Gulirkan Zakat Produktif untuk 54 UKM

amramr
Dec 18, 2025 - 19:29
 0  60
Transformasi Mustahiq Menjadi Muzakki: Baznas Sumbawa & BMT Insan Samawa Gulirkan Zakat Produktif untuk 54 UKM

Transformasi Mustahiq Menjadi Muzakki: Baznas Sumbawa & BMT Insan Samawa Gulirkan Zakat Produktif untuk 54 UKM

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Dea Guru Syukri Rahmat terus melakukan inovasi dalam pengelolaan dana umat. Kali ini, Baznas Sumbawa secara resmi merealisasikan program Zakat Produktif dengan menggandeng Koperasi Konsumen Syariah (Kopsyah) BMT Insan Samawa sebagai mitra strategis pendampingan.

Langkah ini menandai pergeseran skema penyaluran zakat dari sekadar konsumtif menjadi produktif, dengan tujuan utama menguatkan ekonomi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di tingkat akar rumput.

Kepada awak media Kamis (18/12) Ketua BMT Insan Samawa Rai Saputra SIP mengatakan kemitraan antara Baznas dan BMT Insan Samawa ini didesain secara komprehensif. Baznas bertindak sebagai penghimpun dan penyalur dana, sementara BMT Insan Samawa berperan dalam menyeleksi UKM mustahiq yang benar-benar layak menerima manfaat.

Demikian pula berperan mengawal realisasi dana agar tepat sasaran menjadi modal usaha dan memberikan edukasi terkait manajerial hingga pemasaran.

Dijelaskannya, pada etape pertama di tahun 2025 ini, sebanyak 54 UKM telah terpilih sebagai penerima manfaat yang tersebar di beberapa titik strategis yakni Wilayah 

Kecamatan Sumbawa dengan Sebaran Lokasi 5 Kelurahan, Kecamatan Unter Iwes di 1 Desa, Kecamatan Labuhan Badas di 1 Desa dengan Total Dana Rp 81.000.000,- dan Besaran per UKM Rp 1.500.000,-

Skema Pendampingan: Belanja Bareng hingga Akad Murabahah

Ketua Pengurus Kopsyah BMT Insan Samawa, Rai, menjelaskan bahwa pola pendampingan dilakukan secara bertahap untuk memastikan dana tidak habis untuk kebutuhan konsumsi harian.

"Kami menginventarisasi kebutuhan komoditas usaha mereka, lalu mendampingi mereka langsung ke toko mitra supplier untuk belanja barang modal yang dibutuhkan," ujar Rai

Setelah barang tersedia, dilakukan akad pengembalian modal yang sangat ringan. Penerima manfaat hanya diwajibkan mengembalikan modal pokok saja tanpa bunga atau bagi hasil, dengan jangka waktu rata-rata satu tahun. Dana yang terkumpul nantinya akan digulirkan kembali kepada penerima manfaat lainnya.

Tak hanya soal materi, BMT Insan Samawa juga fokus pada penguatan mental dan spiritual melalui pengajian rutin dan kunjungan langsung. BMT juga membuka peluang hilirisasi produk UKM dengan jejaring yang mereka miliki, mulai dari universitas hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbawa.Menariknya, setiap UKM akan menitipkan satu kenclengan (kotak infaq).

 "Kami ingin membiasakan para mustahiq untuk tetap berbagi tanpa menunggu kaya. Dengan prinsip berbagi, diharapkan muncul keberkahan yang menjadi wasilah Allah memperbaiki usaha mereka," tambah Rai.

Melalui program ini, Baznas Sumbawa menaruh harapan besar agar para pelaku UKM yang saat ini berstatus sebagai penerima zakat (mustahiq), kelak di masa depan dapat mandiri secara ekonomi dan bertransformasi menjadi pembayar zakat (muzakki).(AM/Rai)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow