Tim Monev Sumbawa Tinjau Penerapan Program INOVASI

May 9, 2023 - 16:29
May 10, 2023 - 16:31
 0  74
Tim Monev Sumbawa Tinjau Penerapan Program INOVASI
Tim Monev Kabupaten Sumbawa menjadi Implementasi Program INOVASI
Tim Monev Sumbawa Tinjau Penerapan Program INOVASI

Tim Monev Sumbawa Tinjau Penerapan Program INOVASI 

 

Oleh Abdul Ma'ruf Rahmat

Sumbawa.Amarmedia.co.id |Setelah pelaksanaan lokakarya  dan tantangan program Inovasi kepada pemangku kepentingan lokal Rabu, 3 Mei 2023 di STKIP Paracendekia NW Sumbawa lalu, ditindaklanjuti dengan pemantauan bersama monitoring program di sekolah-sekolah pilot program INOVASI, Diantaranya adalah SDN 1 Utan dan SDN 7 Utan Kecamatan Utan oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Yuni Ilmi Kurniati, S.STP,M.Si bersama Dosen STKIP Paracendekia NW Sumbawa Elli  Marliana MA, pada hari Sabtu 6 Mei 2023. 

Pemantauan bersama oleh Tim Monev Kabupaten ( Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Bappeda) untuk memantau penerapan program literasi, pendidikan karakter, dan pembelajaran berdiferensiasi di satuan pendidikan sasaran INOVASI di Kabupaten Sumbawa

Kepada Amarmedia, Elly Marliana MA  Tim Mitra Inovasi menjelaskan bahwa Program INOVASI, (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) merupakan program yang didukung oleh Australian Government yang dilaksanakan oleh pihak ketiga dan Kabupaten Sumbawa sebagai lokus pelaksanaan program INOVASI ini. Salah satu bentuk kegiatannya adalah asessment tentang impelementasi Kurikulum Merdeka atau IKM di Kabupaten Sumbawa.

Lokus pelaksanaan assesment awal IKM yang telah dimulai sejak Tahun 2022 yang lalu bersama STKIP Paracendekia NW Sumbawa ini menyasar satuan pendidikan dasar sebanyak 20 sekolah. Berbagai macam kegiatan dan pelatihan kepada kepala sekolah, guru, pengawas, fasilitator daerah maupun organisasi profesi tentang kurikulum merdeka, pembelajaran diferensiasi, profil pelajar pancasila, literasi , dan pendidikan karakter.

"Oleh karena itu STKIP Paracendekia NW Sumbawa melalui dukungan INOVASI telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah daerah dan Kementerian Agama untuk mendukung ujicoba impelementasi kurikulum merdeka secara mandiri terutama pada satuan pendidikan yang telah diidentifikasi menjadi sasaran pilot program literasi dan pendidikan karakter di Kabupaten Sumbawa" Urai Elli

Kemudian lanjutnya, Pemantauan dengan melihat pelaksanaan pembelajaran di kedua SD tersebut, proses pembelajaran yang diawali dengan assesment awal dengan membaca, membaca surat-surat pendek bercerita dari gambar yang diberikan atau menuliskan deskripsi dari gambar tersebut, bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan cara pengelompokan peserta didik sesuai dengan tingkat kemahiran dalam hal literasi membaca agar siswa dapat memahami dan belajar sesuai dengan tahapan-tahapan dan kemampuan yang akan terus dibimbing sampai bisa dan mahir bercerita membaca dan menulis. 

"Hal ini sebagai bentuk pemaparan program, temuan dan kendala di satuan pendidikan sasaran terkait pelaksanaan TaRL (teaching at the right level) pada literasi dasar dan pendidikan karakter berbasis budaya lokal" Imbuh Elli. 

Kemudian memantau bagaimana penerapan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah misalnya, hasil wawancara dengan Kepala Sekolah SDN 1 Utan bahwa praktek menerapkan pendidikan karakter sejak dini antara lain setiap pagi kepala Sekolah dan Guru menyambut kedatangan peserta didik atau dikenal dengan gerakan SanakAte (sambut Anak Alu Teme, kemudian pagi mengaji, bersholawat, membaca surat-surat pendek, membiasakan budaya mengaji 1 juz untuk kelas 4-6, kelas 1 dan 2 membaca juz 30 Alqur’an. 

Ditambahkn oleh Kabid PPM Bappeda Yuni Ilmi Kurniati, bagaimana penerapan P3 (Profil Pelajar Pancasila) berbasis kearifan lokal antara lain, anak-anak peserta didik diberikan pengetahuan dan ketrampilan budaya lokal agar menjadi bekal mereka nantinya di kemudian hari dalam menjalani kehidupan, contoh bagaimana cara ”tepi Loto” (membersihkan beras “loto” dengan menggunakan alat yang disebut “tepi”), belajar seni sakeco, rantok, sarunai dengan menjalin kemitraan dan dukungan bersama Sanggar Seni yang ada di kecamatan.

"Alhamdulilah di halaman sekolah depan terdapat mushola dan sumber air bersih dan toilet yang dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu dikoordinasikan dengan OPD pengampu urusan pendidikan agar menjadi perhatian dan menjadi bahan usulan untuk perbaikan sesuai dengan ketentuan karena pengelolaan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemenuhan standar pelayanan minimal" Urai Yuni 

"Hasil pemantauan di kedua sekolah dasar tersebut dapat disimpulkan bahwa secara bertahap sekolah pilot IKM ini telah berupaya berikhtiar melaksanakan proses pembelajaran mulai dari asesment awal, perencanaan pembelajaran, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, identifikasi elemen profil pelajar pancasila berbasis kearifan lokal dapat menumbuhkan minat belajar, minat linetrasi membaca dan menulis dan menerapkan pendidikan karakter dan siswa mengikuti pembelajaran dengan hati senang, tentunya ini menjadi tantangan, peluang dan harapan kita bersama agar tujuan pembangunan nasional untuk mencerdaskan bangsa dapat terwujud" Tutup Yuni . (AM/Ruf) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow