Sumbawa 'Panggung' INKINDO NTB: Bupati Jarot Soroti Peran Vital Konsultan di Era Digital dan 'Bisikkan' Proyek Musholla
Sumbawa 'Panggung' INKINDO NTB: Bupati Jarot Soroti Peran Vital Konsultan di Era Digital dan 'Bisikkan' Proyek Musholla
Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Kabupaten Sumbawa mencatatkan sejarah dengan menjadi tuan rumah Forum Anggota Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk pertama kalinya. Bertempat di Sumbawa Grand Hotel, acara yang menjadi ajang silaturahmi dan diskusi strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, serta Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) INKINDO NTB, H. L. Karman Lutfi, ST. Hadir Wakil ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH, Perwakilan dari Polres Sumbawa dan Kejari Sumbawa serta Dandim Sumbawa.
Mengangkat tema krusial “Strategi dan Solusi untuk Penguatan Anggota INKINDO NTB dalam Menghadapi Regulasi Jasa Konsultansi Konstruksi”, forum ini menjadi wadah bagi para konsultan untuk bertukar pikiran mengenai tantangan dan peluang dalam industri jasa konsultansi.
Dalam sambutannya yang penuh perhatian, Bupati H. Jarot tidak hanya menekankan peran esensial konsultan dalam pembangunan daerah, tetapi juga memberikan pandangan visioner terkait perkembangan teknologi. Ia bahkan mengusulkan agar forum-forum INKINDO di masa depan dapat membahas tantangan transformasi digital yang tak terhindarkan. "Transformasi digital sudah tidak bisa dihindari. Konsultan harus siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat," tegas Bupati.
Lebih jauh, Bupati H. Jarot secara terbuka menyampaikan rencana pembangunan musholla representatif di lingkungan Kantor Bupati, tepatnya di depan Kantor Bappeda. Beliau berharap INKINDO dapat turut berpartisipasi dalam mewujudkan proyek tersebut. Bahkan, dengan nada harapan pribadi, Bupati menyampaikan keinginannya agar kelak sang buah hati dapat berkiprah dan bergabung dalam wadah INKINDO.
Ketua DPP INKINDO NTB, H. L. Karman Lutfi, ST, menyambut baik perhatian dan dukungan dari Bupati Sumbawa. Ia menjelaskan bahwa INKINDO sebagai satu-satunya asosiasi jasa konsultansi yang diakui secara global telah berkontribusi selama 30 tahun dengan anggota yang tersebar di seluruh provinsi, termasuk 182 perusahaan di NTB. Namun, ia mengakui adanya penurunan jumlah perusahaan aktif menjadi 72 pasca-pandemi COVID-19.
Forum di Sumbawa ini menjadi istimewa karena merupakan kali pertama INKINDO NTB menggelar acara di luar Pulau Lombok. Langkah ini menunjukkan komitmen organisasi untuk memperluas jangkauan dan mempereratSolidaritas antar anggota di seluruh wilayah NTB.
Lebih dari sekadar seminar dan diskusi teknis, forum ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih erat antara INKINDO dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa. Kemitraan strategis ini diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di Bumi Sabalong Samalewa. (AM)
What's Your Reaction?
