Sinergi Ekonomi-Ekologi: Pemda Sumbawa dan Bank Indonesia Canangkan Kemiri Sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi Hijau

amramr
Oct 29, 2025 - 23:42
Oct 29, 2025 - 23:59
 0  38
Sinergi Ekonomi-Ekologi: Pemda Sumbawa dan Bank Indonesia Canangkan Kemiri Sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi Hijau

Sinergi Ekonomi-Ekologi: Pemda Sumbawa dan Bank Indonesia Canangkan Kemiri Sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi Hijau

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (29 Oktober 2025( – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa dan Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan kolaborasi yang menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Sinergi ini ditandai dengan penyerahan simbolis bibit kemiri dari BI kepada Pemda Sumbawa, yang diterima langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Komisi II DPRD kabupaten Sumbawa H Zohran SH, Asisten II Lalu Sudarmaji Kertawijaya ST MT, kepala BPS kabupaten Sumbawa, dan OPD terkait 

Acara penyerahan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa, yang berlangsung di La Grande Multifunction Hall pada hari Rabu 29 Oktober 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Sumbawa.

 Kemiri: Komoditas Unggulan dengan Nilai Ganda

Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya ST menjelaskan bahwa pemilihan bibit kemiri memiliki filosofi yang mendalam. Ia menegaskan bahwa penyerahan ini bukan sekadar program rutin, melainkan representasi dari visi pembangunan yang seimbang antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

 "Pertumbuhan sejati adalah yang berakar di bumi dan menatap langit, yang menumbuhkan nilai ekonomi tanpa mengeringkan nilai kemanusiaan dan alam," ujar Ivan.

Kemiri dipilih karena potensi gandanya yang luar biasa. Secara ekonomi, kemiri memiliki nilai jual tinggi sebagai komoditas ekspor dan bahan baku industri. Secara ekologis, tanaman ini dikenal memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lahan kering serta berperan penting dalam mencegah erosi, menjadikannya kunci dalam agenda ekonomi hijau daerah.

Peran TPID dalam Ekonomi Berkelanjutan

Ivan menambahkan, kegiatan Capacity Building TPID ini menjadi momen krusial untuk memperkuat kolaborasi tiga pilar: pemerintah, lembaga keuangan (Bank Indonesia), dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, tetapi juga untuk mendorong produksi lokal yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

"TPID bukan hanya bicara soal angka inflasi, tapi juga bagaimana ekonomi daerah tumbuh dengan cara yang bijak dan berkelanjutan," imbuhnya.

Melalui dukungan kuat dari Bank Indonesia dan komitmen Pemkab Sumbawa, daerah ini bertekad untuk menjadi model percontohan penerapan ekonomi hijau. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat dapat dicapai tanpa mengorbankan kelestarian alam, sekaligus mengukuhkan posisi Sumbawa sebagai pelopor dalam ekonomi yang selaras antara produksi dan proteksi lingkungan.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow