Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM

amramr
Dec 17, 2025 - 06:52
Dec 17, 2025 - 17:51
 0  85
Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM
Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Sumbawa, Yuni Ilmi Kurnia, S.STP., M.Si.,bersama Juara Posyandu Tingkat Provinsi NTB

Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.(17 Desember 2025) – Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan dominasinya di sektor kesehatan masyarakat dengan memborong dua penghargaan bergengsi dalam Evaluasi Kinerja Posyandu Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025. Acara penganugerahan yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB di Lapangan Desa Taman Ayu, Lombok Barat, pada Senin (15/12), menjadi momen apresiasi bagi kerja keras Tim Pembina dan kader Posyandu di Sumbawa.

Dua prestasi utama yang diraih adalah Juara I Kategori Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dan Juara II Kategori Posyandu Kelurahan melalui Posyandu Tunas Mekar, Kelurahan Bugis.

DPMD: Capaian Ini Berkat Sinergi Lintas Sektor 

Keberhasilan Sumbawa meraih Juara I Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten/Kota menuai sorotan positif dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Ditemui terpisah, Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniawati, S.STP., M.Si., menyatakan rasa syukurnya.

"Alhamdulillah ala kulihal, capaian ini merupakan kerja sama dan dukungan semua pihak, dalam upaya pemberdayaan dan pendayagunaan LKD/LKK, khususnya Posyandu, baik yang berkedudukan di Kelurahan maupun Posyandu berkedudukan di Desa," kata Yuni.

Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Posyandu lain di Sumbawa. "Semoga capaian ini menjadi pembelajaran yang baik dan menjadi praktik baik bagi posyandu lainnya yang ada di Kabupaten Sumbawa dalam upaya implementasi Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri 13 Tahun 2024, serta penguatan Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan Kelurahan," tegasnya, menyoroti pentingnya standar pelayanan minimum yang baru.

Kebanggaan Posyandu Tunas Mekar

Posyandu Tunas Mekar dari Kelurahan Bugis, yang berhasil meraih Juara II Lomba Posyandu Kelurahan – hanya selisih tipis dari Kota Mataram – merasakan kebanggaan luar biasa. Piagam penghargaan diterima langsung oleh Erma Sari Ningsih, S.Pd.SD., selaku Ketua TP Pembina Posyandu Kelurahan Bugis, didampingi oleh Mujiawaty, Ketua Posyandu Tunas Mekar.

Mujiawaty, selaku Ketua Posyandu, mengungkapkan bahwa raihan ini adalah bukti nyata dedikasi para kader.

"Kami sangat bersyukur. Raihan Juara II ini adalah hasil kerja keras tanpa lelah para kader kami di lapangan, dan juga sinergi yang kuat dari Tim Pembina Kelurahan, Puskesmas, serta dukungan penuh dari DPMD dan Pemerintah Daerah," jelas Mujiawaty.

Ia menambahkan, Posyandu Tunas Mekar berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan primer bagi warga. "Komitmen kami adalah terus memberikan pelayanan terbaik, bukan hanya untuk menang lomba, tapi untuk menjamin kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Bugis," pungkasnya.

Ditekankan oleh Kabid Kelembagaan Desa Dan Sosial Budaya Masyarakat, meski kompetisi berlangsung ketat, perhatian besar juga tertuju pada Posyandu Cahaya Putih yang berlokasi di Dusun Pukat, Desa Pukat, Kecamatan Utan. "Walaupun dalam ajang kali ini belum berhasil membawa pulang trofi juara, Posyandu Cahaya Putih tetap menjadi kebanggaan karena terpilih sebagai delegasi resmi mewakili Kabupaten Sumbawa di tingkat provinsi" ujarnya.

Posyandu Cahaya Putih dinilai memiliki nilai strategis yang luar biasa. Posyandu ini telah mengimplementasikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara komprehensif. Dengan penerapan standar tersebut, Posyandu Cahaya Putih kini diproyeksikan menjadi:lbPusat Pembelajaran (Learning Center). Wadah bagi Posyandu lain untuk belajar mengenai tata kelola layanan kesehatan dasar yang standar.

Demikian pula menjadi Role Model Praktik Baik. Contoh nyata pelaksanaan penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) khususnya di bidang kesehatan.

"Kami sangat bangga dengan seluruh delegasi Sumbawa. Selain para juara, Posyandu Cahaya Putih dari Kecamatan Utan adalah aset luar biasa. Mereka sudah menerapkan 6 SPM dan ini akan kita jadikan pusat praktik baik untuk penguatan LKD Posyandu di seluruh wilayah Sumbawa," ungkap Yuni salah satu tim pembina dari Kabupaten Sumbawa.

Kehadiran para penggerak Posyandu ini membuktikan bahwa sinergi antara kader, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten berjalan sangat efektif. Raihan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa terus meningkat menuju visi "Sumbawa Unggul dan Sejahtera".

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafudin Djarot, SE, juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan kolaborasi antara seluruh OPD pengampu SPM, penunjang SPM (Dinas Kesehatan, DPMD, DP2KBP3A), PKK, Baznas, hingga pengurus dan kader di tingkat akar rumput.

"Komitmen kami adalah terus menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer, mewujudkan masyarakat NTB yang Sehat dan Berdaya," ujar Ketua Tim Pembina yang berhasil mengungguli Lombok Timur dan Lombok Utara tersebut.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow