PDI Perjuangan dan PAN Sumbawa Lakukan Konsolidasi Awal Menangkan Pilkada Sumbawa
PDI Perjuangan dan PAN Sumbawa Lakukan Konsolidasi Awal Menangkan Pilkada Sumbawa
Sumbawa, Amarmedia.co.id – Pilkada Sumbawa kian dekat. Sejumlah bakal pasangan calon sudah terbentuk, bahkan partai politik mulai membangun koalisi. Di antaranya adalah pasangan H. Sahril S.Pd., M.Pd – Sudirman S.IP yang disingkat Sahril-Sudir.
Pasangan birokrat--pengusaha ini akan diusung koalisi PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumbawa. Untuk memantapkan koalisi dan langkah menuju kemenangan, para petinggi dua partai tersebut menggelar pertemuan, Senin (24/6) sore tadi
Pertemuan yang berlangsung di Seaside Hotel, Sumbawa Besar ini, dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa, Abdul Rafiq SH dan Ketua DPD PAN Sumbawa, Achmad Fachri SH. Masing-masing bersama jajaran termasuk anggota Fraksi DPRD. Selain itu hadir juga Bakal Calon Wakil Bupati yang akan diusung PAN, Sudirman S.IP.
Dihubungi usai pertemuan, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH mengakui adanya pertemuan ini. Pertemuan PDIP dan PAN ungkap Rafiq, untuk kepentingan konsolidasi terkait koalisi dan pasangan yang akan diusung pada Pilkada Sumbawa. “Kami membicarakan koalisi, strategi dan langkah-langkah selanjutnya terutama dalam menyonsong Pilkada,” ujarnya.
Sejauh ini, sambung Rafiq, DPD PDIP NTB telah final memutuskan H. Sahril M.Pd sebagai Calon Bupati. Kemudian DPD telah mengajukan nama Haji Sahril ke DPP PDIP untuk mendapatkan surat tugas. “Sekarang kita tinggal menunggu PAN yang katanya mengusung Pak Sudir,” imbuhnya.
Namun dalam pertemuan itu, ungkap Rafiq, Ketua PAN Sumbawa, Achmad Fachri menjelaskan bahwa partainya bukan hanya mengajukan nama Sudirman S.IP ke DPP melainkan langsung paket Sahril—Sudir. Karena itu baik PDIP maupun PAN sama-sama menunggu SK dari pusat.
Sembari menunggu SK, lanjut Rafiq, dua partai ini melakukan konsolidasi termasuk membentuk tim pemenangan di semua kecamatan. “Sebelum SK turun, kita harus mengatur langkah. Kita tidak ingin berdiam diri meski SK masih berproses. Jangan setelah ada SK kita baru bergerak,” tandasnya.
Disinggung masih adanya suara yang menginginkan dirinya maju, Rafiq tetap taat terhadap perintah partai. Sebagai kader harus tegak lurus dan siap mengamankan perintah partai.
“Ketika partai memerintahkan tidak maju, tidak ada alasan lain untuk membantah. Harus diamankan dan dilaksanakan. Demikian ketika partai memerintahkan saya maju, maka apapun resikonya saya harus siapkan menjalankannya,” tegas Rafiq.
Sementara Ketua DPD PAN Sumbawa, Achmad Fachri belum bisa dikonfirmasi. Meski HP-nya nyambung namun tidak diangkat. (AM/SR)
What's Your Reaction?
