PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional

amramr
May 28, 2025 - 14:04
May 29, 2025 - 14:15
 0  87
PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional
PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional
PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional
PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional
PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional

PB Perpani Gelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional 2025: Cetak Wasit Profesional untuk Kancah Nasional

Foto Peserta Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional Tahun 2025 di Jababeka Cikarang Jawa Barat. 

Cikarang, Jawa Barat -  Amarmedia.co.id – Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) resmi memulai Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Nasional Tahun 2025 pada Rabu, 28 Mei 2025. Bertempat di Jababeka Golf, Cikarang, kegiatan ini menjadi langkah strategis PB Perpani untuk meningkatkan kualitas perwasitan dan menambah jumlah wasit berlisensi nasional di Indonesia.

Acara pembukaan dihadiri beberapa pejabat penting yakni Sekretaris PB Perpani Irawadi Hanafi, Wakil Ketua Umum II PB Perpani Abdul Razak, Wasit Nasional senior Asep Gumilang, Kasubag TU Dispora Jawa Barat, Perwakilan Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Ketua Umum Perpani Jawa Barat, Ketua Umum Perpani Kabupaten Bekasi, serta narasumber pelatihan dan seluruh peserta.

Untuk Provinsi NTB mengirim 5 judge diantaranya Zainul Amri, Abdul Ma'ruf Rahmat, Andi Rachmad, Alimuddin Syah dan Irfan Kafi. 

Sebelum pembukaan resmi, para peserta dibagi menjadi enam kelompok yang masing-masing beranggotakan sekitar 10 orang dari total 60 peserta yang berasal dari 25 provinsi. Pembagian kelompok ini bertujuan untuk mempermudah sesi diskusi dan praktik selama pelatihan. Setelah itu, dilakukan pemilihan ketua dan wakil kelas yang bertugas membantu kelancaran jalannya acara.

Laporan Ketua Panitia: Tingkatkan Kualitas Perwasitan Panahan Nasional

Ketua Panitia Danang menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi bidang perwasitan dan pelatihan yang memungkinkan acara ini terlaksana dengan baik. Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi sarana untuk menambah ilmu dan wawasan, memperbarui pemahaman tentang peraturan, serta meningkatkan standar olahraga panahan di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.

"Semoga pelatihan ini dapat menjadikan wasit nasional penerus yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, serta membawa nama harum daerah dan nasional," ujarnya.

Wakil Ketua Umum II PB Perpani, Abdul Razak, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan dengan sistem berbayar dan diikuti oleh jumlah peserta terbanyak. Ini menjadi kesempatan besar untuk menambah jumlah wasit nasional.

"Meskipun di tengah efisiensi, kita sangat membutuhkan. Bidang perwasitan punya misi yang bagus. Kita punya waiting list untuk yang bertugas di tingkat nasional," kata Abdul Razak. Ia juga meminta pengprov untuk mengikutsertakan wasit mereka pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) mendatang. Selain itu, ia menginformasikan bahwa pada Agustus akan ada pelatihan pelatih nasional dan menghimbau agar teman-teman yang memiliki kemampuan lebih juga turut berpartisipasi.

Sekjen PB Perpani Resmi Membuka: Wujudkan Visi Perwasitan Berkelas Dunia

Sekretaris Jenderal PB Perpani, Irawadi Hanafi, mewakili Ketua Umum PB Perpani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan audiens. "Selamat datang di Cikarang. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi misi kepengurusan PB Perpani," sambutnya.

Irawadi menjelaskan bahwa bidang perwasitan PB Perpani pada tahun 2023 telah mengirimkan empat wasit nasional dan satu wasit kontinental di Singapura, yaitu Pangestu, Arie Fahmi Nugraha, dan Deni Jacko. Dengan populasi wasit nasional saat ini sekitar 281 orang, jumlah tersebut masih sedikit dibandingkan total provinsi di Indonesia.

"Wasit punya tugas mulia. Berat dan lebih bertanggung jawab, karena harus mengawasi jalannya pertandingan," tegas Irawadi. "Kita cintai panahan ini, meskipun dalam kondisi serba efisiensi."

Pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan wasit-wasit panahan yang berkualitas, profesional, dan berintegritas, yang siap mengawal setiap jalannya kompetisi dan memajukan olahraga panahan di Indonesia. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow