Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango

amramr
Mar 23, 2026 - 12:46
Mar 23, 2026 - 14:23
 0  67
Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango

Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id– Di saat gema takbir dan suka cita Lebaran masih menyelimuti hati, warga Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, justru harus menghadapi ujian yang teramat berat. Ahad dini hari (22/3), pukul 00.15 WITA, api berkobar hebat menghanguskan harapan dan tempat berteduh warga. Sebanyak 36 rumah rata dengan tanah, menyisakan duka mendalam di tengah suasana yang seharusnya penuh kemenangan.

"Bagi kami di MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Kabupaten Sumbawa, bencana ini bukan sekadar statistik kerugian materi, melainkan tentang 129 jiwa yang kehilangan rasa aman dalam sekejap" ujar Sekretaris MDMC Sumbawa Adrian Junior 

Bergerak atas panggilan kemanusiaan, MDMC Sumbawa hadir di lokasi bencana pada Ahad (22/3) untuk menyalurkan bantuan darurat. Bantuan ini merupakan titipan amanah dari masyarakat luas yang digalang melalui Lazis Muhammadiyah (Lazismuh) Sumbawa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Posko Bencana Kantor Desa Kalimango dan diterima oleh Kepala Desa, Hery Darfan, S.P. "Di sana, kami melihat sendiri bagaimana wajah-wajah lelah para orang tua dan tatapan kosong anak-anak yang kini tak lagi memiliki atap untuk bernaung" ingka Etot akrab disapa 

Penghormatan bagi Pahlawan yang Gugur

Dalam misi ini, MDMC Sumbawa juga menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya seorang petugas Damkar Kabupaten Sumbawa saat berjuang memadamkan api. Beliau adalah pahlawan kemanusiaan yang memberikan segalanya demi keselamatan sesama. Keberaniannya menjadi pengingat bagi kami untuk terus konsisten berkhidmat di jalan kemanusiaan.

MDMC tidak ingin hanya sekadar datang dan memberi. Kami menyadari ada luka yang tidak terlihat oleh mata—trauma psikologis, terutama pada 46 anak-anak (mulai dari 12 balita hingga mahasiswa) yang terdampak.

Oleh karena itu, MDMC Sumbawa telah merancang langkah strategis pascabencana melalui program "Trauma Healing". Kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan anak-anak di Dusun Pok tidak memendam trauma berkepanjangan. Kami ingin mereka kembali berani bermimpi, meski buku dan seragam mereka mungkin telah menjadi abu.

Saat ini, duka warga Kalimango adalah duka kita semua. Lazismuh Sumbawa masih terus membuka pintu "Open Donasi" bagi siapapun yang ingin berbagi keberkahan Lebaran dengan mereka yang sedang tertimpa musibah.

"Sekecil apapun bantuan yang kita berikan, ia akan menjadi tiang-tiang harapan baru bagi warga Dusun Pok untuk bangkit kembali.Mari kita rekatkan kembali ukhuwah melalui aksi nyata. Karena bagi mereka, kehadiran dan kepedulian kita adalah bukti bahwa mereka tidak sendirian melewati masa sulit ini",tutup Etot (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow