Membangun Kesiapsiagaan dari Akar: Pemda Sumbawa Kembangkan Kampung Siaga Bencana

amramr
Sep 11, 2025 - 18:59
 0  39
Membangun Kesiapsiagaan dari Akar: Pemda Sumbawa Kembangkan Kampung Siaga Bencana

Membangun Kesiapsiagaan dari Akar: Pemda Sumbawa Kembangkan Kampung Siaga Bencana

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Sosial (Disos), berkomitmen penuh dalam membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menggelar Sosialisasi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Motong, Kecamatan Utan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (10/09/2025) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu memetakan dan mengambil langkah antisipasi terhadap risiko bencana di wilayah mereka.

Acara ini dihadiri oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, ketua RW/RT, tokoh masyarakat, pemuda, dan TP PKK. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari dua narasumber ahli, yaitu Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Disos Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si., serta Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumbawa, Dedi Susanto, S.Pd.I.

Pemberdayaan Masyarakat sebagai Garda Terdepan

Dalam pemaparannya, Syarifah menjelaskan bahwa program KSB merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat dengan mengoptimalkan semua potensi lokal yang ada. "Program KSB adalah ujung tombak keselamatan kita semua. Kesiapsiagaan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Modal sosial yang kuat di tingkat desa adalah kunci utama," tegas Syarifah.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan Tim Penanganan Bencana Desa pasca-sosialisasi. Tim ini nantinya akan bertugas merumuskan peta risiko bencana, menyusun rencana evakuasi, dan menentukan titik kumpul yang aman. Dengan demikian, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam menghadapi situasi darurat.

Peran Penting Edukasi dan Mitigasi

Ketua Tagana Sumbawa, Dedi Susanto, turut memberikan materi praktis yang sangat vital bagi peserta. Ia menguraikan jenis-jenis potensi bencana di Kecamatan Utan, teknik mitigasi sederhana, dan prosedur tanggap darurat yang harus dipahami oleh setiap warga.

"Tagana hadir sebagai pendamping, tetapi pahlawan sesungguhnya adalah warga sendiri yang siap siaga di garis terdepan. Edukasi berkelanjutan seperti ini sangat penting agar semua pihak tahu harus bertindak apa, mulai dari sebelum, saat, hingga setelah bencana," jelas Dedi.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan interaktif ini, Desa Motong dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan Kampung Siaga Bencana. Koordinasi yang cepat, tepat, dan terorganisir diharapkan dapat menekan dampak buruk bencana alam, serta melindungi jiwa dan harta benda masyarakat.

“Kami berharap ini bukan sekadar seremonial. Mari kita wujudkan bersama Desa Motong yang tangguh, aman, dan siap menghadapi segala ancaman bencana,” tutup Syarifah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow