Kopdes Merah Putih Sumbawa Siap Tancap Gas, Tunggu Lampu Hijau Pusat!
Kopdes Merah Putih Sumbawa Siap Tancap Gas, Tunggu Lampu Hijau Pusat!
Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMindag) Kabupaten Sumbawa tengah bersiap menyambut kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih program nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto yang baru diluncurkan di Klaten. Pelatihan intensif bagi para pengurus Kopdes ini ditargetkan bisa bergulir pada Oktober atau November 2025 menandai babak baru pemberdayaan ekonomi desa di Tanah Samawa.
Sekretaris Dinas KUKMIndag Kabupaten Sumbawa, Zulkifli, S.Pi., M.Si., mengungkapkan bahwa antusiasme di tingkat desa sangat tinggi. Secara perizinan, Kopdes Merah Putih di Sumbawa sudah memenuhi syarat. Namun, ada beberapa hal yang masih perlu ditunggu sebelum program ini bisa berjalan penuh.
"Kami memang menargetkan pelatihan di akhir tahun ini. Kendalanya saat ini adalah belum tersedianya anggaran dan yang paling utama, belum terbitnya aturan teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat. Ini krusial untuk panduan operasional Kopdes," jelas Zulkifli, Selasa lalu.
Fokus Utama: Kebutuhan Dasar dan Pangkas Rantai Distribusi
Zulkifli menambahkan, setelah regulasi dan pendanaan siap, Kopdes Merah Putih akan difokuskan pada usaha skala menengah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa. "Pelatihan nanti akan menggarisbawahi bagaimana Kopdes bisa berperan aktif dalam pembelian hasil pertanian warga untuk stabilisasi harga, penjualan gas LPG 3 kg dengan harga terjangkau, dan penyediaan pupuk bersubsidi untuk petani,"tegasnya.
Visi besar di balik program ini adalah memutus rantai distribusi yang panjang, yang selama ini menjadi biang kerok melambungnya harga barang di tingkat konsumen desa. "Dengan adanya koperasi desa, distribusi logistik esensial seperti pupuk dan gas LPG bisa lebih efisien. Selama ini, jalur distribusi yang panjang membuat harga di tingkat desa menjadi mahal, membebani masyarakat," papar Zulkifli.
Pelatihan yang akan datang tidak hanya akan fokus pada operasional, tapi juga akan membekali pengurus Kopdes dengan manajemen koperasi modern, termasuk tata kelola keuangan yang transparan, strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan, dan kemampuan menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menanti Regulasi dan Anggaran dari Pusat
Meskipun segala persiapan teknis sudah di depan mata, implementasi Kopdes Merah Putih di Sumbawa masih menanti lampu hijau berupa payung hukum dan alokasi dana dari pemerintah pusat.
"Kami terus berkoordinasi intensif dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mempercepat penerbitan aturan teknis ini. Begitu regulasi dan anggaran turun, kami pastikan pelatihan akan segera kami laksanakan tanpa menunda-nunda," janji Zulkifli.
Dinas KUKMIndag Kabupaten Sumbawa sangat berharap Kopdes Merah Putih ini tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, tetapi juga motor penggerak ekonomi desa.
"Kami ingin koperasi ini tidak hanya sekadar berjalan, tapi juga berkembang dengan unit usaha yang berkelanjutan. Bayangkan, Kopdes bisa mengolah hasil pertanian lokal, mengembangkan UMKM berbasis desa, dan menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat. Ini semua demi kesejahteraan masyarakat desa di Sumbawa," pungkas Zulkifli.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen kuat dari Dinas KUKMIndag, diharapkan pelatihan pada Oktober-November mendatang dapat mencetak pengurus Kopdes yang kompeten dan berdaya, sehingga program strategis ini benar-benar mampu membawa perubahan positif dan menyejahterakan masyarakat desa di seluruh Kabupaten Sumbawa. (AM)
What's Your Reaction?
