DPRD Sumbawa Soroti Kejanggalan Timbangan dan Tes Kadar Air di Gudang Jagung: Transparansi Dipertanyakan!
Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari fraksi NasDem Hasanuddin SE, menyoroti dugaan ketidakberesan dalam penggunaan alat timbang dan pengukuran kadar air di gudang-gudang jagung yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa. Ia mengungkapkan adanya ketidaktransparanan dalam proses penentuan hasil panen jagung petani.
Kekhawatiran ini muncul setelah Hasanuddin melakukan pengecekan langsung ke beberapa gudang jagung di wilayah timur. "Saya pergi cek di beberapa gudang jagung dengan jagung yang sama, ada yang hasilnya menunjukkan kadar air 17%, ada yang 16,5%, dan bahkan ada yang 14,5%. Ini jelas ada perbedaan yang signifikan," ujarnya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Hasanuddin juga menyoroti adanya perbedaan berat truk yang mencolok saat dilakukan penimbangan di gudang yang berbeda. "Demikian pula saat menimbang dengan truk yang sama, terjadi perbedaan berat yang signifikan antar gudang," imbuhnya.
Menyikapi temuan tersebut, Hasanuddin mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk segera melakukan tera ulang atau standarisasi terhadap alat tes kadar air dan timbangan truk yang digunakan di seluruh gudang jagung. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam proses jual beli jagung antara petani dan pengelola gudang.
Selain itu, Hasanuddin juga menyoroti beberapa permasalahan lain terkait tata kelola jagung di gudang, di antaranya adalah gudang yang tidak memiliki timbangan yang terdisplay secara jelas, sehingga petani tidak dapat melihat langsung hasil penimbangan. Ia juga menemukan adanya perbedaan hasil timbangan harian untuk truk yang sama, semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak transparan. (AM)
What's Your Reaction?