Diakhir Jabatan, Bupati Sumbawa Sambut Kedatangan Menteri KKP RI dan Wakil Menteri PKP RI

amramr
Feb 20, 2025 - 08:07
 0  38
Diakhir Jabatan, Bupati Sumbawa Sambut Kedatangan Menteri KKP RI dan Wakil Menteri PKP RI

Diakhir Jabatan, Bupati Sumbawa Sambut Kedatangan Menteri KKP RI dan Wakil Menteri PKP RI

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Di hari terakhir menjabat, Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, menyambut Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI, H. Fahri Hamzah, S.E. Penyambutan ini berlangsung di Bandara Sultan Kaharuddin III Sumbawa pada Rabu, (19/2/2025). Hadir juga  Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmadji Kertawijaya ST MT Asisten Administrasi Umum,  Ir Dirmawan serta OPD terkait. 

Kedatangan Menteri KKP RI dan Wakil Menteri PKP RI di Kabupaten Sumbawa ini, untuk kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Kabupaten Sumbawa, yakni mengunjungi Tambak Udang Masyarakat di Penyaring, yang dilanjuti dengan mengunjungi SMK Negeri 1 Alas, serta mengunjungi pemukiman nelayan di Pulau Bungin.

Wakil Menteri PKP RI, H Fahri Hamzah menyampaikan bahwa orang Sumbawa mayoritas adalah masyarakat pesisir karena nenek moyangnya itu seorang pelaut. Masyarakat pesisir yang mayoritas nelayan dinilai sangat berjasa dalam menyuplai protein kepada Bangsa Indonesia. Presiden Prabowo telah meminta KKP RI dan Kementerian PKP RI untuk bersinergi dengan gagasan untuk menghidupkan industri nelayan di pesisir dengan berbagai macam produk. "Dengan program yang ada, diyakini bahwa masyarakat pesisir dapat menjadi orang yang paling sejahtera di Indonesia" jelasnya.

Menteri KKP RI, menyampaikan kunjungan ini bertujuan untuk meninjau tambak udang milik masyarakat yang ada di Kabupaten Sumbawa dalam rangka menata ulang dan mendesain ulang tambak udang dengan tujuan meningkatkan produktivitasnya. Penantaan ini akan dalam bentuk investasi. Oleh karenanya, untuk suksesnya hal ini, perlu adanya dukungan dan keterlibatan dari masyarakat. Hal ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lahan ini adalah milik masyarakat, sehingga kita tidak akan mengambil alih. Kami ingin masyarakat tetap menjadi pemilik lahan dan mendapatkan manfaat langsung dari proyek ini. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati hasil dari industri dan hilirisasi yang diprogramkan pemerintah,” jelas Menteri Trenggono.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan kawasan tambak udang yang tepat akan meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah secara signifikan.

“Jika kawasan perikanan ini dikelola dengan benar dan didesain dengan baik, hasilnya akan sangat produktif, dan masyarakat akan mendapatkan manfaat jangka panjang dari stabilitas produksi serta pemasaran hasil tambak,” ujarnya.

Proyek ini memerlukan investasi sebesar Rp 4 triliun dan direncanakan menjadi salah satu proyek perikanan terbesar di wilayah Sumbawa. Menteri KKP berharap masyarakat dapat mendukung penuh pengembangan tambak udang terintegrasi ini, mengingat keberhasilan proyek bergantung pada kekompakan dan persetujuan pemilik lahan.

“Jika masyarakat tidak sepaham, maka sulit untuk membangun proyek ini. Namun, jika kita bisa menyatukan visi, proyek ini akan membawa manfaat besar, baik dari segi peningkatan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat,” tegas Menteri Trenggono (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow