Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur

amramr
Oct 29, 2025 - 17:25
Oct 29, 2025 - 18:48
 0  27
Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur
Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur
Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur
Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur

Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur

Sumbawa Besar Gaung NUSRA, 29 Oktober 2025 – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, mengumumkan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan di Pulau Sumbawa pada tahun pertamanya. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan pimpinan media dan Jurnalis di Chicken Chili, Sumbawa Besar pada Rabu (29/10/2025).

Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa fokusnya saat ini untuk menjembatani kesenjangan pembangunan yang "terlalu jauh" antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa—sebuah fakta yang tidak dapat dielakkan.

 "Selepas Pelantikan Saya berkunjung dengan para tokoh adat di Lombok Tengah. Saya memang orang Lombok Tengah, menyampaikan kemungkinan saya di tahun pertama ini akan banyak fokus ke Pulau Sumbawanya. Hal pertama yang paling harus dilakukan adalah menjembatani gap yang terlalu jauh antara Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok," ujar Dr. Iqbal, setelah sebelumnya meminta izin dan mendapat restu dari tokoh adat.

Salah satu kesenjangan paling mencolok berada di sektor kesehatan. Dr. Iqbal menyoroti bahwa tidak ada satu pun rumah sakit (RS) Tipe B di Pulau Sumbawa (dari Sumbawa hingga Bima), sementara RS Tipe A dan B hanya berada di Pulau Lombok. Kesenjangan ini memaksa pasien dengan penyakit berat (stroke, jantung, ginjal) harus berobat jauh ke Mataram, bahkan menghadapi biaya pemulangan jenazah sebesar Rp5–7 juta jika meninggal di Mataram.

Dirinya memberikan solusi jangka pendek dan menengah dengan Peningkatan RS Tipe B. RSUD Kota Bima sedang dalam proses peningkatan ke Tipe B. Sementara itu, RS Provinsi di Sumbawa Besar, yaitu RSUD Manambai Abdulkadir, akan ditingkatkan fasilitasnya dan ditargetkan naik menjadi Tipe B pada Januari 2026.

Demikian pula untuk layanan dokter Spesialis. RS di Bima dan Sumbawa akan segera mampu menangani tiga kasus utama yang selama ini dirujuk ke Mataram sperti Strok Dengan fasilitas yang memadai, penyakit Jantung RS di Sumbawa sudah mampu memasang ring (stent) dengan alat cathlab dan penyakit Ginjal untuk Layanan cuci darah (hemodialisis) tersedia di Sumbawa maupun Bima.

Di sektor infrastruktur, Pemprov NTB juga memberikan perhatian serius terhadap perbaikan jalan provinsi yang rusak di Sumbawa. Diantaranya jalan Lunyuk. "Perbaikan jalan di Lunyuk yang terdiri dari 5 segmen, 3 segmen di antaranya akan diselesaikan tahun ini" ungkapnya.

Untuk jalan utama ada Tiga ruas jalan provinsi yang puluhan tahun tidak layak, termasuk ruas dari Taliwang ke Poto Tano, ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan. Ia mengungkapkan bahwa bersama Bupati Syarifuddin Jarot bahkan harus mengejar tanda tangan menteri PU hingga larut malam untuk memastikan proyek ini masuk dan disetujui.

 

Gubernur Iqbal melihat Pulau Sumbawa akan tumbuh sangat cepat dalam 2-3 tahun ke depan berkat potensi ekonomi besar, terutama dari dua sektor yakni Garam Industri dan Tambang mineral. "Diskusi kami dengan Kepala Bappenas telah menyetujui pembangunan sekitar 1.000 hingga 2.000 hektar untuk industri garam industri (bukan garam rakyat). Indonesia saat ini masih mengimpor 70 % kebutuhan garam industri, memberikan peluang besar bagi NTB untuk mengisi pasar domestik dan luar negeri.

Untuk Aman Mineral (AMNT) Operasi AMNT di Batu Hijau diperkirakan akan mulai mempersiapkan diri dalam satu hingga dua tahun ke depan, yang akan memicu lonjakan pertumbuhan ekonomi di Sumbawa.

Tugas Pemprov saat ini, menurut Gubernur Iqbal adalah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu mengisi kebutuhan kerja yang akan muncul dari ledakan pertumbuhan ekonomi tersebut (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow