AMMAN Dorong Guru PAUD Kuasai Berpikir Komputasional, Siapkan Fondasi Generasi Emas 2045
AMMAN Dorong Guru PAUD Kuasai Berpikir Komputasional, Siapkan Fondasi Generasi Emas 2045
Kudus, (Amarmedia.co.id) 31 Oktober 2025 – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini (PAUD) di tingkat nasional. Bekerja sama dengan Pusat Belajar Guru Kudus (fasilitasi oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation), AMMAN menggelar Pelatihan Calon Pelatih Implementasi Berpikir Komputasional di PAUD.
Inisiatif strategis ini bertujuan menyelaraskan pendidikan dini dengan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang tengah mendorong Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di jenjang PAUD.
Kolaborasi Industri-Pendidikan Jadi Kunci
Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, menekankan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci sukses program ini.
“Pengalaman di Sumbawa Barat dan Kudus menunjukkan bahwa berpikir komputasional menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi dengan pola pikir adaptif. Potensinya akan semakin besar jika ditanamkan sejak dini. Dengan kolaborasi bersama pendidik dan pemangku kepentingan dari berbagai provinsi, kami berharap langkah ini dapat mempercepat lahirnya sumber daya manusia yang siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Priyo.
AMMAN berperan vital sebagai mitra yang terlibat dalam pengembangan materi dan metode pelatihan. Dalam proses ini, delapan guru PAUD turut berkontribusi, termasuk pendidik dari Sumbawa Barat—wilayah operasi AMMAN—yang telah lebih dulu menerapkan program unggulan PAUD Prestasi (PAUD Berprestasi dengan Berpikir Komputasional). Panduan dan modul hasil pengembangan ini akan menjadi acuan nasional untuk perluasan penerapan konsep berpikir komputasional.
Capaian Nyata di Sumbawa Barat dan Target Nasional
Penerapan konsep berpikir logis dan sistematis ini telah menunjukkan hasil yang nyata. Sejak tahun 2023, pendekatan berpikir komputasional telah diterapkan oleh lebih dari 135 guru dan kepala sekolah dari 29 satuan PAUD di Sumbawa Barat yang difasilitasi oleh AMMAN.
Capaian ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang lebih luas, di mana kini lebih dari 700 kepala sekolah dan guru dari 211 satuan PAUD di seluruh Indonesia telah mengintegrasikan berpikir komputasional melalui pendampingan berbagai mitra pendidikan.
Suparto, Direktur Guru PAUD dan PNF, mengapresiasi upaya ini dan menegaskan pentingnya peran guru. “Pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendasar. Peran guru PAUD sangat strategis untuk menanamkan fondasi berpikir komputasional sejak dini—kemampuan berpikir logis dan sistematis yang menjadi dasar untuk memecahkan masalah kompleks di berbagai bidang,” jelas Suparto.
Cetak Pelatih dari 15 Provinsi
Pelatihan Calon Pelatih yang diselenggarakan di Kudus hingga 31 Oktober 2025 ini diikuti oleh 38 peserta, terdiri atas guru PAUD dan kepala sekolah dari 15 provinsi di Indonesia, termasuk perwakilan dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selama pelatihan, peserta didampingi oleh Dr. Irma Yuliantina, M.Pd, dari BAN PDM, serta tim Bebras Indonesia, memastikan materi pelatihan tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga aplikatif. Diharapkan, para peserta ini akan menjadi pelatih yang mampu mendiseminasi-kan pengetahuan ini kepada lebih banyak guru di daerahnya, memperluas dampak positif program seperti yang telah dirintis AMMAN di Sumbawa Barat. (AM)
What's Your Reaction?
