Wangi Kopi di "Coffee Night" Sumbawa: Saat Ribuan Warga Menikmati Citarasa Lokal dalam Semarak Car Free Night

amramr
Jan 18, 2026 - 18:54
Jan 18, 2026 - 19:23
 0  148
Wangi Kopi di "Coffee Night" Sumbawa: Saat Ribuan Warga Menikmati Citarasa Lokal dalam Semarak Car Free Night

Wangi Kopi di "Coffee Night" Sumbawa: Saat Ribuan Warga Menikmati Citarasa Lokal dalam Semarak Car Free Night

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Ada yang berbeda pada semarak Car Free Night di Lapangan Pahlawan, Sabtu malam (17/1/2026). Di tengah peluncuran program Bale Mula, aroma kopi yang kuat dan khas menyeruak di antara ribuan warga. Gelaran Coffee Night sukses menjadi magnet utama, mengubah malam minggu warga Sumbawa menjadi pesta citarasa lokal yang hangat dan penuh kebersamaan.

Keunikan Coffee Night kali ini bukan hanya pada jumlah penikmatnya yang mencapai ribuan orang, tetapi pada kualitas kopi yang disajikan. Dari sudut stand UMKM, terlihat para barista lokal dengan cekatan menyeduh kopi Arabika dan Robusta asli Sumbawa.

Salah satu pelaku UMKM, Abdul Aziz, mengungkapkan rasa bangganya terhadap potensi emas hitam daerahnya.

 "Kopi kita sangat bagus dan punya kekhasan tersendiri, baik dari segi rasa maupun aromanya. Kami bermimpi kopi Sumbawa bisa berjaya menjadi sentra kopi di Nusantara," ujar Aziz pemilik brand kopi metrokosta ini.  

Ia pun menitipkan harapan agar pemerintah daerah menyusun road map atau peta jalan yang jelas untuk pengembangan kopi dalam dua tahun ke depan, agar populasi tanaman kopi tetap terjaga dan terpelihara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Budi Prasetyo, S.Sos, M.AP., yang hadir mencicipi langsung seduhan kopi UMKM, memberikan sinyal positif. Ia mengungkapkan bahwa upaya menjadikan Sumbawa sebagai sentra kopi bukan sekadar wacana.

"Penanaman kopi sudah dilakukan di beberapa titik potensial. Fokus kita adalah Arabika dan Robusta. Bahkan, kita mendapat dukungan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk memperkuat komoditas unggulan ini," jelas Dr. Budi. Selain kopi, Sekda juga menyebutkan bahwa cokelat dan kelapa akan menjadi komoditas pendamping yang diperkuat ekosistemnya.

Suasana akrab semakin terasa saat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., ikut berbaur dengan pengunjung untuk menikmati kopi. Baginya, Coffee Night adalah simbol kolaborasi yang unik antara pelestarian budaya minum kopi dengan pemberdayaan ekonomi.

"Langkah Pemda ini sangat luar biasa. Kami di DPRD akan mengawal program-program pengembangan kopi ini agar berkelanjutan. Kita ingin memastikan petani kopi kita sejahtera dan produknya punya daya saing tinggi," tegas politisi yang akrab disapa Bang Ikang tersebut.

Keunikan malam tersebut juga terletak pada perpaduan tradisi dan modernitas. Diiringi lantunan seni budaya lokal seperti Standup Bagesa, Balawas, performance musik lokal dan ribuan warga dari berbagai lapisan usia tampak menikmati kopi sambil berdiskusi santai.

Coffee Night ini membuktikan bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan pengikat sosial yang mampu menyatukan pemerintah, legislatif, dan rakyat dalam satu meja yang sama untuk masa depan Sumbawa yang lebih sejahtera. (am)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow